- Oleh Redaksi
- 31, May 2026
SuaraGarut.id – Seorang pelajar asal Kecamatan Peundeuy, Kabupaten Garut, ditemukan meninggal dunia setelah tenggelam di aliran Sungai Cikaengan, Blok Batu Karut, Kampung Babakan, Desa Simpang, Kecamatan Cibalong, Senin (8/6/2026).
Korban diketahui bernama Wildan (19), pelajar SMA Ma'arif Peundeuy yang merupakan warga Desa Toblong, Kecamatan Peundeuy, Kabupaten Garut.
Kapolsek Cibalong IPTU Irwandani mengatakan, peristiwa nahas tersebut terjadi sekitar pukul 13.15 WIB saat korban bersama dua rekannya, Rehan (14) dan Rifki (13), sedang dalam perjalanan menuju Kampung Jubleg, Desa Simpang, untuk menjenguk kakek korban.
Di tengah perjalanan, tepatnya saat melintas di kawasan Kampung Babakan, ketiganya memutuskan beristirahat dan mandi di Sungai Cikaengan yang berada tidak jauh dari lokasi.
Korban diketahui lebih dahulu turun ke sungai dan sempat mengajak kedua rekannya untuk ikut mandi. Namun saat berada di bagian sungai yang memiliki arus cukup deras, korban diduga kehilangan kendali hingga terbawa arus dan tenggelam.
Melihat kejadian tersebut, kedua rekannya yang masih berada di tepi sungai langsung berteriak meminta bantuan warga sekitar.
Warga bersama petugas kemudian melakukan pencarian di sekitar lokasi kejadian. Setelah beberapa saat, korban berhasil ditemukan dalam kondisi sudah meninggal dunia tidak jauh dari titik awal tenggelam.
Jenazah korban selanjutnya dievakuasi dan dibawa ke rumah duka di Desa Toblong, Kecamatan Peundeuy, menggunakan ambulans yang disiapkan keluarga.
Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, petugas tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Pihak keluarga juga menyatakan menerima peristiwa tersebut sebagai musibah dan menolak dilakukan autopsi.
Kapolsek Cibalong IPTU Irwandani mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat beraktivitas di sungai maupun kawasan perairan terbuka yang memiliki arus deras.
"Kami mengingatkan masyarakat agar selalu mengutamakan keselamatan saat beraktivitas di sungai. Pengawasan orang tua dan kewaspadaan terhadap kondisi lingkungan sangat penting untuk mencegah terjadinya peristiwa serupa," ujar IPTU Irwandani.
Polsek Cibalong bersama unsur terkait juga mengajak masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat memasuki musim dengan debit air sungai yang tidak menentu dan berpotensi membahayakan keselamatan.***
Belum ada komentar.