Inspektorat Garut Turun ke Desa Panggalih, Audit Dana Desa dan Infrastruktur Jadi Sorotan
SuaraGarut.id - Inspektorat Daerah Kabupaten Garut akan menurunkan tim ke Desa Panggalih, Kecamatan Cisewu, untuk melakukan monitoring dan evaluasi terhadap pengelolaan keuangan desa serta pembangunan infrastruktur, menyusul meningkatnya perhatian publik terhadap kondisi desa tersebut.
Inspektur Daerah Kabupaten Garut Didit Fajar Putradi mengatakan, langkah tersebut dilakukan untuk memastikan penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan desa berjalan sesuai ketentuan, terutama yang bersumber dari APBDes dan Dana Desa.
Fokus pengawasan, kata Didit, tidak diarahkan pada persoalan viral atau tidak viralnya sebuah kasus, melainkan pada bagaimana pengelolaan anggaran desa serta pelaksanaan pembangunan dilakukan secara akuntabel.
Menurut Didit, Inspektorat Daerah sebelumnya telah melaksanakan audit pengelolaan keuangan dan aset Desa Panggalih pada Februari 2025 untuk tahun anggaran 2024. Saat ini, pihaknya tengah menelusuri hasil audit tersebut, termasuk kemungkinan adanya temuan serta tindak lanjut yang telah dilakukan oleh pemerintah desa.
Mulai hari ini, Inspektorat Daerah akan menerbitkan surat penugasan kepada tim pembina wilayah Kecamatan Cisewu dan tim investigasi untuk melakukan monitoring dan evaluasi terhadap tindak lanjut hasil audit tersebut. Tim juga akan memantau secara langsung pelaksanaan pembangunan infrastruktur desa pada tahun anggaran 2025.
Tim Inspektorat dijadwalkan mulai turun ke lapangan dalam waktu dekat untuk melihat secara langsung kondisi di Desa Panggalih serta mencocokkan antara perencanaan, realisasi anggaran, dan pelaksanaan pembangunan.
Didit menyampaikan, hasil monitoring dan evaluasi akan dilaporkan secara berjenjang kepada Bupati Garut dan Wakil Bupati Garut. Informasi resmi kepada publik selanjutnya akan disampaikan melalui pimpinan daerah.
Monitoring ke Desa Panggalih ini, lanjut Didit, merupakan bagian dari program pengawasan Inspektorat Daerah yang mencakup 421 desa di Kabupaten Garut, sekaligus menindaklanjuti penugasan khusus dari pimpinan daerah.
Desa Panggalih sebelumnya menjadi perhatian luas setelah seorang warga setempat, Holis Muhlisin, mengunggah video kondisi infrastruktur jalan rusak di desanya yang kemudian viral di media sosial. Holis mengaku mendapatkan intimidasi dari keluarga kepala desa setelah video tersebut tersebar luas dan ditonton jutaan warganet.
Kasus tersebut turut menyita perhatian Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, yang disebut telah mengundang Holis untuk bertemu secara langsung. Pemerintah Kabupaten Garut berharap, melalui langkah pengawasan ini, pengelolaan Dana Desa dan pelaksanaan pembangunan infrastruktur di Desa Panggalih dapat berjalan lebih transparan dan bertanggung jawab.
0 Komentar
Anda belum bisa berkomentar, Harap masuk terlebih dahulu.