Beranda Lisa BLACKPINK Syuting Film Netflix di Padalarang, Tebing Karst Bandung Barat Jadi Latar Aksi

Lisa BLACKPINK Syuting Film Netflix di Padalarang, Tebing Karst Bandung Barat Jadi Latar Aksi

Oleh, Redaksi
1 minggu yang lalu - waktu baca 2 menit
Lisa Blackpink Beradu Akting di Indonesia ( Foto : @Netflix )

SuaraGarut.id - Lisa BLACKPINK tengah menjalani proses pengambilan gambar untuk film spin-off Netflix berjudul Extraction: Tigo di kawasan perbukitan karst Padalarang, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat. Lokasi yang dipilih berada di destinasi wisata Indiana Camp, Kecamatan Cipatat, yang dikenal dengan lanskap tebing karst serta panorama matahari terbenam yang menawan.

Informasi tersebut disampaikan oleh akun @Good News From Indonesia, yang menyebutkan bahwa keunikan visual kawasan Padalarang menjadi alasan utama dipilihnya lokasi tersebut sebagai latar film aksi berskala internasional.

Keterlibatan Lisa dalam proyek ini terungkap melalui unggahan produser Nation Pictures, Delon Tio, yang menampilkan clapperboard resmi bertuliskan judul film serta nama sutradara Lee Sang-yong. Extraction: Tigo menjadi debut Lisa di dunia perfilman setelah ia resmi bergabung dengan agensi WME.

Film ini merupakan bagian dari semesta Extraction, waralaba film aksi Netflix yang sebelumnya dibintangi Chris Hemsworth dan dirilis pada tahun 2020. Kali ini, tokoh utama akan diperankan oleh Don Lee atau Ma Dong-seok, yang juga bertindak sebagai produser melalui Big Punch Picture.

Produksi film ini melibatkan sejumlah nama besar, di antaranya Anthony dan Joe Russo, Angela Russo-Otstot, Michael Disco, serta Albert J. Kim dari AGBO. Selain itu, turut terlibat Won Ki Choi dari Nova Film dan Chris S. Lee dari BandC Group sebagai jajaran produser.

Naskah film ditulis oleh Cha Woo Jin, sementara kursi sutradara diisi oleh Lee Sang-yong, yang sebelumnya dikenal lewat film The Roundup dan The Roundup: No Way Out. Cerita Extraction: Tigo akan berfokus pada karakter Tigo, seorang mantan tentara yang beralih profesi menjadi tentara bayaran dan terjerat dalam misi balas dendam di dunia kriminal Korea.

Proses syuting dijadwalkan berlangsung selama lima hari, mulai 18 hingga 22 Januari 2026, setelah melalui tahap persiapan lokasi sejak November 2025. Persiapan tersebut melibatkan tim produksi dari Korea Selatan bersama vendor lokal.

Penataan lokasi menjadi salah satu tahapan terpanjang dalam produksi, termasuk penghentian sementara aktivitas industri kapur di sekitar area syuting demi menjaga kualitas visual. Pemerintah daerah dan pengelola setempat berharap kehadiran produksi film internasional ini dapat menjadi sarana promosi pariwisata sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi Kabupaten Bandung Barat di luar sektor pertambangan.***

Rekomendasi

0 Komentar

Anda belum bisa berkomentar, Harap masuk terlebih dahulu.