- Oleh Redaksi
- 19, Mar 2026
SuaraGarut.id – Pemerintah Kabupaten Garut bergerak cepat menindaklanjuti keluhan masyarakat terkait kelangkaan gas LPG 3 kilogram yang terjadi di sejumlah wilayah menjelang Hari Raya Idulfitri 2026.
Bupati Garut menginstruksikan Asisten Daerah (Asda) II Bidang Perekonomian dan Pembangunan (Ekbang), Dedi Mulyadi, bersama jajaran terkait seperti Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag), Inspektorat, serta Bagian Perekonomian untuk melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lapangan.
Asda II Bidang Ekbang, Dedi Mulyadi, mengatakan bahwa sidak dilakukan di sejumlah kecamatan, di antaranya Bayongbong, Banyuresmi, dan Cilawu dengan menyasar agen, pangkalan, hingga pengecer LPG 3 Kg.
Kami melakukan pengecekan langsung ke lapangan, mulai dari agen, pangkalan hingga pengecer. Dari hasil pemantauan di Bayongbong, ditemukan kekosongan stok di satu agen dan dua pangkalan serta beberapa pengecer,” ujarnya.
Ia menambahkan, kondisi serupa juga ditemukan di beberapa titik di wilayah Banyuresmi dan Cilawu, meskipun masih dalam skala terbatas.
Meski demikian, Dedi memastikan pemerintah daerah telah mengambil langkah cepat untuk mengatasi kondisi tersebut. Melalui Disperindag, Pemkab Garut telah mengajukan permohonan penambahan suplai LPG 3 Kg kepada pihak terkait.
Ia juga menyampaikan bahwa berdasarkan hasil koordinasi dengan Hiswana Migas, pihak Pertamina akan segera mengirimkan tambahan pasokan LPG ke seluruh agen di wilayah Garut.
“Alhamdulillah, hasil konfirmasi dengan Hiswana Migas, SBM Pertamina akan mengirimkan tambahan pasokan LPG 3 Kg ke seluruh agen di Garut pada hari ini, Kamis 19 Maret 2026,” jelasnya.
Dedi menambahkan, peningkatan kebutuhan LPG 3 Kg menjelang Lebaran menjadi salah satu faktor utama terjadinya kelangkaan di beberapa titik. Oleh karena itu, penambahan pasokan diharapkan dapat menstabilkan distribusi dan memenuhi kebutuhan masyarakat.
Pemerintah Kabupaten Garut juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak melakukan pembelian secara berlebihan agar distribusi LPG bersubsidi tersebut dapat merata.
Selain itu, pengawasan terhadap distribusi LPG 3 Kg akan terus diperketat guna memastikan penyaluran tepat sasaran dan tidak terjadi penyimpangan di lapangan.
Belum ada komentar.