- Oleh Redaksi
- 26, Apr 2026
SuaraGarut.id – Tim EFSA Jawa Barat Al Ma’soem Indonesia menorehkan prestasi gemilang dalam ajang Maxim Kuala Lumpur Cup 2026 yang digelar di The New Camp Bandar Utama. Dalam keikutsertaannya yang telah memasuki tahun kelima, EFSA Jabar berhasil mencetak sejarah dengan meraih dua gelar juara sekaligus di kategori KU-14 dan KU-16.
Turnamen ini diikuti oleh berbagai tim dari sejumlah negara di Asia, sehingga persaingan berlangsung ketat sejak fase grup hingga babak final. Meski demikian, EFSA Jabar mampu menunjukkan kualitas permainan yang konsisten dan solid.

Pada kategori KU-14, EFSA Jabar yang tergabung di Grup C bersama KDH Month Kiara (Malaysia), KLYC (Singapura), dan FCTB (Thailand) tampil impresif sejak awal.
Di babak 16 besar, mereka menang telak 7-0 atas FC Ampang (Malaysia), lalu melanjutkan kemenangan 2-0 atas KL Verdy (India) di perempat final. Di semifinal, EFSA Jabar mengalahkan Ducks (Thailand) dengan skor 2-1, sebelum akhirnya memastikan gelar juara usai menundukkan Blispi Pelajar Garuda (Indonesia) dengan skor 1-0 di partai final.

Sementara itu, di kategori KU-16, EFSA Jabar yang berada di Grup B bersama tim-tim dari India, Malaysia, Vietnam, Singapura, dan Australia juga menunjukkan performa luar biasa. Pada babak perempat final, mereka mengalahkan First Touch (Sri Lanka) dengan skor 3-0. Laga semifinal berlangsung sengit saat menghadapi Inspire Warriors (Thailand), namun EFSA Jabar mampu menang tipis 4-3. Di partai puncak, mereka kembali tampil solid dan mengalahkan FCTB (Thailand) dengan skor 1-0
Pelatih EFSA Jabar, Chandra Febriansyah, mengungkapkan rasa bangganya atas pencapaian tersebut. “Ini adalah buah dari kerja keras, disiplin, dan konsistensi anak-anak selama ini. Kami datang dengan persiapan matang, dan hasilnya bisa kita lihat bersama,” ujarnya saat dihubungi Suara Garut, Senin 4 Mei 2026.
Secara tidak langsung, ia menilai keberhasilan meraih dua gelar sekaligus menjadi bukti bahwa pembinaan usia dini yang dilakukan EFSA Jabar berjalan dengan baik dan mampu bersaing di tingkat internasional.
Asisten pelatih Dendi Rukmana menambahkan bahwa mental bertanding menjadi salah satu kunci utama keberhasilan tim. “Kami selalu tekankan ke pemain untuk tidak takut menghadapi tim mana pun. Mereka bermain lepas tapi tetap disiplin,” katanya.
Ia juga menyebut pengalaman mengikuti turnamen internasional selama lima tahun terakhir memberikan dampak besar terhadap perkembangan mental dan kualitas permainan para pemain.
Keberhasilan mengawinkan gelar juara di Maxim Kuala Lumpur Cup 2026 menjadi pencapaian terbaik EFSA Jabar sejauh ini, sekaligus menunjukkan bahwa talenta muda Indonesia mampu bersaing dan berprestasi di level Asia.***
Belum ada komentar.