- Oleh Redaksi
- 29, Apr 2026
SuaraGarut.id - Bupati Garut Syakur Amin mendorong Perumda Air Minum (PDAM) Tirta Intan untuk melakukan pembenahan menyeluruh sekaligus memperluas layanan sambungan rumah (SR) bagi masyarakat. Hal tersebut disampaikan usai mengevaluasi kinerja PDAM yang menunjukkan adanya peningkatan, meski dinilai belum signifikan.
Menurut Syakur, terdapat sejumlah indikator yang mengalami kenaikan, namun juga ada yang stagnan bahkan sedikit menurun. Karena itu, ia meminta jajaran direksi untuk fokus pada perbaikan yang berdampak langsung kepada pelayanan masyarakat, terutama dalam peningkatan akses air bersih.
Ia menekankan pentingnya memanfaatkan dukungan dari pemerintah pusat untuk mendorong ekspansi layanan. PDAM, kata dia, memiliki kewajiban membantu pemerintah daerah dalam memenuhi kebutuhan air bersih sekaligus meningkatkan jumlah pelanggan.
“Peningkatan jumlah sambungan rumah harus jadi perhatian. Kita akan mendapat bantuan dari pemerintah pusat dan itu harus dimanfaatkan untuk ekspansi layanan, supaya akses air ke masyarakat bisa lebih luas,” ujarnya.
Syakur juga mengungkapkan bahwa capaian sambungan rumah di Kabupaten Garut memang mengalami kenaikan, namun belum mencapai target ideal. Ia menyebut masih ada pekerjaan rumah dari periode sebelumnya yang harus diselesaikan oleh direksi saat ini.
Sementara itu, Direktur Utama Perumda Air Minum Tirta Intan Garut Dadan Hidayatulloh mengakui bahwa sejumlah persoalan lama yang sempat tertunda kini harus dituntaskan. Hal tersebut berdampak pada kinerja saat ini, di mana selain menambah sambungan baru, pihaknya juga harus menyelesaikan pekerjaan lama.
Ia menjelaskan, pada tahun 2025 pihaknya menargetkan penambahan sekitar 2.000 sambungan rumah. Namun, di saat yang sama, terdapat jumlah yang hampir setara yang harus ditutup sebagai bagian dari penyelesaian persoalan sebelumnya.
“Jadi ada yang bertambah, tapi juga ada yang harus ditutup. Itu konsekuensi dari pekerjaan yang dulu tertunda dan sekarang harus diselesaikan,” jelasnya.
Secara keseluruhan, jumlah pelanggan PDAM Tirta Intan saat ini mencapai sekitar 61.722 sambungan. Sebagian besar tersebar di wilayah perkotaan seperti Tarogong Kidul, dengan kontribusi dari hampir seluruh cabang pelayanan.
Ke depan, PDAM juga akan mengembangkan layanan ke wilayah baru, termasuk melalui program Cihanned yang direncanakan di Tarogong Kaler, wilayah yang sebelumnya belum teraliri air bersih.
Dadan menambahkan, dari total pelanggan yang ada, tingkat tunggakan pembayaran tergolong rendah, yakni di bawah 5 persen. Ia menyebut kondisi tersebut masih dalam kategori sehat dan menunjukkan sistem penagihan berjalan cukup baik.
Dengan berbagai upaya perbaikan dan ekspansi yang dilakukan, pemerintah daerah berharap layanan air bersih di Kabupaten Garut dapat semakin merata dan memenuhi kebutuhan masyarakat secara optimal.
Belum ada komentar.