- Oleh Redaksi
- 02, May 2026
SuaraGarut.id – Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, mengungkapkan bahwa Kabupaten Garut saat ini masih menghadapi tantangan besar dalam pembangunan, terutama dalam peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM). Dari total 27 kabupaten/kota di Jawa Barat, posisi IPM Garut berada di urutan ke-26.
Dengan luas wilayah mencapai sekitar 3.100 km², Garut menjadi salah satu daerah terluas di Jawa Barat. Selain itu, jumlah penduduknya yang hampir mencapai 2,9 juta jiwa menjadikannya sebagai daerah dengan populasi terbesar kelima di provinsi tersebut. Kondisi ini turut memengaruhi kompleksitas persoalan pembangunan yang dihadapi.
Dalam acara Halal Bihalal yang digelar oleh Ikatan Alumni Institut Teknologi Bandung (IA ITB) Jawa Barat, IA ITB asal Garut, serta Rumah Amal Salman di Pendopo Garut, Sabtu (2/5/2026), Bupati menegaskan bahwa upaya meningkatkan IPM bukanlah hal mudah dan membutuhkan kerja sama berbagai pihak.
"Ini saya lagi ngejar cuman memang gak gampang, banyak hal yang harus kita kerjakan bersama. Sehingga buat kami, kami perlu bantuan bapak ibu semua," kata Bupati saat menghadiri acara Halal Bihalal yang diselenggarakan oleh Ikatan Alumni Institut Teknologi Bandung (IA ITB) Jabar, IA ITB asal Garut, dan Rumah Amal Salman. di Gedung Pendopo, Garut Kota, Sabtu (2/5/2026).
Ia juga menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut dan membuka peluang kolaborasi dengan para alumni ITB untuk mendorong pembangunan daerah.
"Bapak ibu, kalau bapak ibu ingin berkontribusi, wah saya sangat senang sekali. Senang banget, kenapa? Karena kita di Garut banyak dinamika," ucapnya.
Selain itu, Bupati turut menyoroti kondisi ekonomi masyarakat Garut yang dinilai masih memiliki tingkat produktivitas rendah. Hal ini tercermin dari Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) per kapita yang berada di angka Rp30 juta, jauh di bawah rata-rata Jawa Barat sebesar Rp57 juta dan nasional sebesar Rp74 juta.
Menurutnya, peningkatan produktivitas masyarakat harus ditopang oleh penguasaan teknologi, ilmu pengetahuan, serta akses terhadap permodalan.
"Padahal kita semua tahu bahwa peningkatan produktivitas itu harus didukung oleh penguasaan teknologi, ilmu pengetahuan dan juga akses modal," ujar Abdusy Syakur Amin.
Melalui kegiatan ini, diharapkan dapat terjalin sinergi antara Pemerintah Kabupaten Garut dengan kalangan intelektual serta lembaga sosial, guna mendorong percepatan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Belum ada komentar.