Beranda Tinjau Jalan Bersama Bupati, PUPR Garut Paparkan Strategi Penanganan Infrastruktur

Tinjau Jalan Bersama Bupati, PUPR Garut Paparkan Strategi Penanganan Infrastruktur

Oleh, Redaksi
8 jam yang lalu - waktu baca 2 menit
Bupati Garut Bersama Dinas PUPR Tinjau Kondisi Jalan, Beton Digunakan Sesuai Lebar dan Kebutuhan Teknis

SuaraGarut.id – Bupati Garut Abdusy Syakur Amin bersama Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Garut, Agis Ismail, melakukan pengecekan kondisi ruas jalan kabupaten, Kamis (15/1/2026). Peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan efektivitas penanganan jalan, baik melalui perkerasan beton maupun aspal hotmix.

Kepala Dinas PUPR Kabupaten Garut Agis Ismail menjelaskan, pada tahun anggaran 2025, penanganan jalan dilakukan dengan kombinasi metode beton dan hotmix, disesuaikan dengan kondisi dan lebar jalan di lapangan.

“Untuk penanganan dengan perkerasan beton kurang lebih sekitar 6 kilometer, sementara dengan hotmix kurang lebih sekitar 20 kilometer,” ujar Agis.

Menurut Agis, penggunaan beton tidak bisa diterapkan di seluruh ruas jalan karena adanya keterbatasan teknis, terutama terkait lebar jalan. Ia menyebutkan, jalan dengan lebar di bawah empat meter tidak memenuhi standar untuk perkerasan beton.

“Rata-rata lebar jalan di Kabupaten Garut itu sekitar tiga sampai tiga setengah meter, bahkan ada yang hanya dua setengah meter. Kalau di bawah empat meter, tidak bisa menggunakan beton karena harus dilakukan penutupan total dan waktu pengerjaannya cukup lama,” katanya.

Selain faktor lebar jalan, Agis menyebut waktu pengerjaan beton yang relatif lebih panjang juga menjadi pertimbangan dalam pemilihan metode konstruksi, sehingga hotmix dinilai lebih fleksibel untuk sejumlah ruas tertentu.

Dalam kesempatan tersebut, Agis juga memaparkan realisasi anggaran infrastruktur jalan Kabupaten Garut tahun 2025. Ia menyebutkan, anggaran pembangunan jalan mencapai sekitar Rp1,5 miliar, rehabilitasi sebesar Rp43,8 miliar, rekonstruksi Rp41,6 miliar, serta pemeliharaan sekitar Rp15 miliar.

“Total anggaran penanganan jalan tahun 2025 sekitar Rp85 miliar, termasuk pemeliharaan,” ujarnya.

Meski demikian, Agis mengakui masih terdapat ruas jalan yang belum tertangani secara optimal. Saat ini, tingkat kemantapan jalan kabupaten berada di kisaran 60 persen dari total panjang jalan sekitar 2.800 kilometer.

Untuk tahun anggaran 2026, Dinas PUPR Garut mengusulkan anggaran yang lebih terbatas dibandingkan tahun sebelumnya. Agis menyebutkan, anggaran penanganan jalan kabupaten sekitar Rp28,4 miliar, sementara untuk jalan desa dialokasikan sekitar Rp60 miliar yang bersumber dari berbagai skema pendanaan.

“Kalau idealnya, anggaran pemeliharaan jalan itu minimal di angka Rp24 miliar per tahun agar kondisi jalan tetap terjaga. Namun dengan keterbatasan anggaran, kita tetap berupaya memaksimalkan hasil,” katanya.

Bupati Garut Abdusy Syakur Amin menekankan pentingnya penanganan jalan yang tepat sasaran dan berkelanjutan, serta meminta jajaran Dinas PUPR terus melakukan monitoring dan evaluasi agar anggaran yang tersedia benar-benar memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.***

Rekomendasi

0 Komentar

Anda belum bisa berkomentar, Harap masuk terlebih dahulu.