- Oleh Redaksi
- 22, Apr 2026
SuaraGarut.id – Sebanyak 170 peserta ambil bagian dalam pelatihan lisensi D cabang olahraga renang yang digelar selama dua hari, 24–25 April 2026, di Gedung Baru Universitas Garut. Kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat fondasi pembinaan pelatih renang yang profesional dan berstandar nasional.
Panitia pelaksana, Uceng Jaelani, menjelaskan bahwa lisensi D merupakan tahap awal dalam jenjang sertifikasi kepelatihan renang. Setelah menyelesaikan level ini, peserta dapat melanjutkan ke lisensi B, C nasional, hingga A nasional sebagai tingkatan tertinggi.
"Tema kegiatan tahun ini menekankan pentingnya “membangun pondasi untuk prestasi” melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia di bidang kepelatihan." kata Uceng yang juga tercatat sebagai pelatih renang Garut.
Ia menambahkan, penyelenggara menekankan pentingnya perubahan pendekatan dalam metode pelatihan. Pola lama yang bertumpu pada pengalaman dinilai perlu diperbarui dengan penerapan sport science, teknologi, serta pemanfaatan informasi terkini agar pelatih mampu bersaing secara profesional.
“Peningkatan kualitas pelatih menjadi prioritas, terutama karena Kabupaten Garut kini telah memiliki fasilitas kolam renang representatif berstandar internasional. Tinggal bagaimana kita meningkatkan SDM agar mampu memaksimalkan potensi tersebut,” ujarnya.
Dari total peserta, sekitar 70 persen berasal dari Kabupaten Garut. Sementara sisanya datang dari sejumlah daerah di Jawa Barat seperti Ciamis, Cimahi, Kabupaten Bandung, dan Tasikmalaya. Bahkan, beberapa peserta juga berasal dari luar provinsi, di antaranya Magelang dan Purwokerto.
Uceng menyebutkan, pelatihan ini menghadirkan narasumber berpengalaman dari kalangan praktisi hingga akademisi, termasuk pelatih berlevel internasional serta dosen dari Universitas Garut yang memberikan materi berbasis keilmuan dan praktik.
Selain itu, ia menegaskan bahwa menjadi pelatih renang tidak harus selalu berasal dari latar belakang atlet, meskipun pengalaman sebagai atlet tetap menjadi nilai tambah dalam memahami teknik dan kondisi di lapangan.
Dalam beberapa tahun terakhir, perkembangan olahraga renang di Kabupaten Garut menunjukkan tren positif. Jumlah klub renang yang sebelumnya sekitar 10 klub pada pertengahan 2025 kini meningkat menjadi 21 klub. Peningkatan ini didorong oleh berbagai program pembinaan, termasuk pelatihan pelatih dan wasit yang rutin digelar.
Melalui kegiatan ini, diharapkan kualitas pelatih renang di Garut terus meningkat dan mampu berkontribusi lebih luas, tidak hanya di tingkat daerah, tetapi juga hingga provinsi dan nasional.
Belum ada komentar.