Beranda Belum Wisuda Lebih dari Tiga Tahun, Lulusan Salah Satu Kampus Kesehatan di Garut Menunggu Tanpa Kepastian

Belum Wisuda Lebih dari Tiga Tahun, Lulusan Salah Satu Kampus Kesehatan di Garut Menunggu Tanpa Kepastian

Oleh, Redaksi
6 jam yang lalu - waktu baca 2 menit
Ilustrasi penantian mahasiswa yang hendak di wisuda hingga menunggu 3 tahun/AI

SuaraGarut.id – Sejumlah lulusan dari salah satu Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan di Kabupaten Garut mengaku harus menunggu dalam ketidakpastian lantaran hingga kini belum juga dilaksanakan wisuda, meski telah dinyatakan lulus lebih dari tiga tahun lalu.

Para lulusan menyebut penantian panjang tersebut tidak hanya berdampak secara psikologis, tetapi juga menghambat langkah mereka dalam melanjutkan pendidikan maupun memasuki dunia kerja secara formal.

Salah seorang lulusan berinisial SN mengungkapkan, dirinya telah menyelesaikan seluruh proses akademik dan dinyatakan lulus sejak lebih dari tiga tahun lalu. Namun hingga kini, pihak kampus belum memberikan kepastian terkait pelaksanaan wisuda.

“Sudah lebih dari tiga tahun kami dinyatakan lulus, tapi sampai sekarang belum ada wisuda. Kami hanya diminta menunggu tanpa kejelasan,” ujar SN memberikan konfirmasinya kepada SuaraGarut, Jumat 16 Januari 2026.

Ironisnya, SN menyebut seluruh lulusan telah melunasi biaya wisuda kepada pihak kampus sejak lama. Namun, pembayaran tersebut belum berbuah kepastian pelaksanaan kegiatan akademik yang menjadi hak mahasiswa setelah lulus.

“Uang wisuda sudah kami bayarkan lunas ke pihak kampus. Tapi sampai sekarang belum ada informasi yang jelas kapan wisuda akan dilaksanakan,” katanya.

SN menuturkan, berbagai upaya telah dilakukan oleh para lulusan untuk meminta kejelasan, termasuk melakukan mediasi secara langsung dengan pihak kampus. Bahkan, dalam beberapa pertemuan, para mahasiswa turut didampingi oleh orang tua masing-masing.

“Kami sudah beberapa kali mediasi, bahkan sampai membawa orang tua. Tapi hasilnya tetap sama, belum ada kepastian waktu wisuda,” ungkapnya.

Kondisi ini, lanjut SN, membuat para lulusan berada dalam posisi serba sulit. Di satu sisi mereka telah lulus secara akademik, namun di sisi lain belum memperoleh pengakuan formal melalui prosesi wisuda yang kerap menjadi syarat administratif di sejumlah instansi.

“Untuk melamar kerja atau melanjutkan pendidikan, kami sering ditanya soal wisuda. Ini jelas merugikan kami sebagai lulusan,” ucap SN.

Para lulusan berharap pihak kampus segera memberikan kejelasan dan tanggung jawab atas hak mahasiswa yang telah menyelesaikan kewajiban akademik dan administrasi. Mereka juga meminta adanya transparansi terkait alasan penundaan wisuda yang berlangsung bertahun-tahun.

“Kami hanya ingin kepastian. Wisuda bukan sekadar seremoni, tapi bentuk pengakuan atas perjuangan kami selama kuliah,” pungkas SN.

Hingga berita ini diturunkan, pihak kampus terkait belum memberikan keterangan resmi terkait alasan belum dilaksanakannya wisuda bagi para lulusan tersebut.****

Rekomendasi

0 Komentar

Anda belum bisa berkomentar, Harap masuk terlebih dahulu.