Beranda Bupati Garut Ajak PBVSI Siapkan Atlet dan Dampak Ekonomi Menuju Porprov 2030

Bupati Garut Ajak PBVSI Siapkan Atlet dan Dampak Ekonomi Menuju Porprov 2030

Oleh, Redaksi
12 jam yang lalu - waktu baca 2 menit
Bupati Garut Dorong Pembangunan Daerah Melalui Penguatan Olahraga Voli

SuaraGarut.id - Bupati Garut Abdusy Syakur Amin menghadiri Pembukaan Rapat Kerja Kabupaten (Rakerkab) Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) Kabupaten Garut Tahun Kerja 2026 yang berlangsung di Gedung Pendopo Garut, Kecamatan Garut Kota, Selasa (13/1/2026).

Selain sebagai kepala daerah, Abdusy Syakur Amin juga menjabat sebagai Ketua PBVSI Kabupaten Garut. Dalam kesempatan tersebut, ia menegaskan pentingnya konsep development through sport atau pembangunan melalui olahraga sebagai salah satu strategi untuk mendorong kemajuan daerah.

Menurutnya, pelaksanaan Rakerkab PBVSI merupakan amanat AD/ART organisasi sekaligus momentum strategis dalam menyusun arah program kerja ke depan, terlebih Kabupaten Garut telah dipercaya menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat Tahun 2030.

"Saya mah pokoknya saya bilang, ketika saya punya kesempatan saya akan gunakan sebaik mungkin untuk memajukan olahraga voli. Dan ini development through sport, pembangunan melalui olahraga," ucapnya.

Bupati Garut mencontohkan sejumlah negara maju yang memanfaatkan olahraga sebagai sarana percepatan pembangunan. Ia menyebut pengalaman negara seperti China yang mampu menjadikan olahraga sebagai media promosi dan penggerak pembangunan nasional. Hal serupa diharapkan dapat terjadi di Garut melalui penyelenggaraan ajang olahraga berskala besar.

"London juga waktu itu saya inget, ketika ada event olimpiade semua orang bergerak karena ini merupakan suatu kesempatan untuk memberikan informasi mengenai kondisi satu daerah. Pariwisata jadi naik, industri lokal jadi naik, semua jadi naik," lanjutnya.

Menatap Porprov Jabar 2030, Bupati optimistis pembangunan infrastruktur, termasuk rampungnya jalan tol pada 2029, akan mempermudah akses menuju Garut. Ia pun meminta seluruh pengurus cabang olahraga, klub, hingga lembaga pendidikan untuk mulai menyiapkan dan menggali potensi atlet sejak dini.

"Dari sekarang disiapkan, dari sekarang kita mulai gali potensi-potensi yang di daerah kita semua. Dan tidak hanya pengurus bola voli, saya minta club juga bantu kami. Saya tidak akan segan-segan minta tolong sama sekolah. Kenapa kalau ini jadi (tuan rumah) maka akan banyak dampaknya," ujar Bupati.

Hal senada disampaikan Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Garut Subhan Rohmansyah. Ia menegaskan bahwa olahraga memiliki peran strategis sebagai instrumen pembangunan daerah, termasuk dalam meningkatkan perputaran ekonomi hingga tingkat desa.

"Beberapa kali disampaikan oleh Pak Bupati termasuk tadi disampaikan oleh panitia penyelenggara, bahwa nanti event itu di tingkat kecamatan, di tingkat desa, dengan event itu mengangkat harkat martabat desa, dengan event itu mengangkat harkat martabat atau perputaran ekonomi di situ," ujarnya.

Sementara itu, Ketua Harian PBVSI Kabupaten Garut Nahdi Hadiyanto menjelaskan bahwa Rakerkab PBVSI 2026 akan menitikberatkan pada sinkronisasi program kerja serta inovasi, salah satunya melalui penguatan sistem pendataan atlet dan pembinaan.

"Kita coba nanti kembangkan sebuah program aplikasi yang akan memudahkan sebagai sebuah bentuk data base supaya ke depannya dalam program pembinaan pengembangan bola voli ini lebih bisa terarah, dan punya hal yang bisa dipertanggungjawabkan secara baik," jelas Nahdi.***

Rekomendasi

0 Komentar

Anda belum bisa berkomentar, Harap masuk terlebih dahulu.