DPPKBPPPA Garut Gelar Rapat Garapan Khusus Penyuluhan KB di Cilawu untuk Tekan Kemiskinan Ekstrem dan AKI AKB
SuaraGarut.id — Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBPPPA) Kabupaten Garut terus memperkuat upaya penurunan kemiskinan ekstrem sekaligus menekan angka kematian ibu (AKI) dan angka kematian bayi (AKB) melalui program Keluarga Berencana (KB).
Kepala DPPKBPPPA Kabupaten Garut, Yayan Waryana, mengatakan pihaknya secara simultan melaksanakan rapat garapan khusus (rapsus) dan kegiatan penyuluhan KB yang menyasar wilayah dengan tingkat kerentanan sosial dan ekonomi tinggi.
“Salah satu fokus kami saat ini adalah Kecamatan Cilawu, khususnya Desa Margalaksana. Ini bagian dari ikhtiar menekan kemiskinan ekstrem sekaligus menurunkan AKI dan AKB melalui penguatan program KB,” ujar Yayan, Selasa (10/2/2026).
Yayan menjelaskan, Kecamatan Cilawu masuk dalam peringkat ketiga dari keluarga miskin desil 1-5 terbanyak di Kabupaten Garut, dengan total mencapai 77.480 jiwa. Kondisi tersebut menjadi indikator penting perlunya intervensi terarah dan berkelanjutan.
“KB bukan semata soal pengendalian kelahiran, tetapi juga menyangkut kualitas keluarga, kesehatan ibu dan anak, serta perencanaan kehidupan yang lebih baik,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala Bidang Keluarga Berencana DPPKBPPPA Kabupaten Garut, Irna Susanti, SE., M.Si., M.M., menambahkan bahwa kegiatan rapsus dan penyuluhan ini menyasar langsung Pasangan Usia Subur (PUS) sebagai kelompok kunci dalam program KB.
“Masih dalam rangka menekan kemiskinan ekstrem dan menurunkan AKI serta AKB, kami melakukan rapsus penyuluhan pentingnya KB. Sasaran utamanya adalah Pasangan Usia Subur,” ungkap Irna.
Menurutnya, pendekatan yang dilakukan tidak hanya bersifat administratif, tetapi juga edukatif dan persuasif agar masyarakat memahami manfaat KB secara menyeluruh, baik dari sisi kesehatan, sosial, maupun ekonomi keluarga.
“Dengan perencanaan keluarga yang baik, diharapkan kualitas hidup meningkat dan risiko kesehatan ibu serta bayi dapat ditekan,” katanya.
DPPKBPPPA Kabupaten Garut menegaskan akan terus memperluas jangkauan program serupa ke wilayah lain yang memiliki karakteristik serupa, sebagai bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam mewujudkan keluarga sehat, sejahtera, dan berdaya.
Kegiatan ini juga dihadiri oleh Camat Cilawu Deni Darmawan dan jajaran terkait.***

0 Komentar
Anda belum bisa berkomentar, Harap masuk terlebih dahulu.