- Oleh Redaksi
- 23, Jun 2026
SuaraGarut.id – Kementerian Kesehatan Palestina melaporkan satu remaja tewas dan dua lainnya mengalami luka-luka setelah ditembak pasukan Israel dalam sebuah insiden di kamp pengungsi Qalandia, dekat Ramallah, Tepi Barat yang diduduki.
Korban meninggal diketahui berusia 16 tahun, sementara dua remaja lainnya yang terluka masing-masing berusia 14 tahun. Keduanya dilaporkan mengalami luka tembak pada bagian tungkai bawah.
"Waleed Nidal Waleed Abu Sneineh yang berusia 16 tahun dinyatakan meninggal setelah ditembak oleh pasukan Israel," kata Kementerian Kesehatan Palestina, melansir dari AFP melalui detik.com.
Kementerian tersebut juga menjelaskan kondisi dua korban lainnya yang selamat dari insiden tersebut.
"Dua anak lainnya mengalami luka tembak di tungkai bawah dalam insiden yang sama," lanjut Kementerian Kesehatan Palestina.
Hingga laporan ini disampaikan, militer Israel belum memberikan tanggapan resmi terkait peristiwa tersebut.
Sejak pecahnya perang di Gaza pada Oktober 2023, situasi keamanan di Tepi Barat dilaporkan terus memburuk. Wilayah yang diduduki Israel sejak 1967 itu mengalami peningkatan aksi kekerasan dalam beberapa tahun terakhir.
Berdasarkan data Kementerian Kesehatan Palestina yang dihimpun AFP, sedikitnya 1.087 warga Palestina, baik warga sipil maupun militan, telah tewas di Tepi Barat sejak Oktober 2023 akibat operasi militer maupun aksi yang melibatkan pasukan dan pemukim Israel.
Sementara itu, menurut data resmi Israel, sedikitnya 46 warga Israel, yang terdiri atas personel militer dan warga sipil, tewas dalam serangan yang dilakukan warga Palestina maupun dalam operasi militer di Tepi Barat sejak konflik Gaza dimulai.
Sumebr: https://news.detik.com/internasional/d-8561282/israel-tembak-3-remaja-palestina-di-tepi-barat-1-korban-tewas.
Belum ada komentar.