Beranda Kapolri Minta Maaf Usai Driver Ojol Terlindas Mobil Brimob

Kapolri Minta Maaf Usai Driver Ojol Terlindas Mobil Brimob

Oleh, Redaksi
4 jam yang lalu - waktu baca 2 menit
Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Asep Edi Suheri di RSCM, Kamis (28/8/2025).(KOMPAS.com/RIDHO DANU PRASETYO)

SuaraGarut.id – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyampaikan permohonan maaf atas peristiwa tragis yang menimpa seorang pengemudi ojek online (ojol) di Pejompongan, Jakarta Pusat, Kamis (28/8/2025) malam.

"Saya menyesali terhadap peristiwa yang terjadi dan mohon maaf sedalam-dalamnya," ujar Jenderal Listyo dalam keterangan resmi, Kamis.

Ia menegaskan, Divisi Propam Polri sudah diperintahkan untuk menyelidiki insiden tersebut. "Saat ini kami sedang mencari keberadaan korban. Dan saya minta untuk Propam melakukan penanganan lebih lanjut," katanya.

Listyo juga menegaskan bahwa pihaknya bertanggung jawab atas peristiwa tersebut. "Sekali lagi kami mohon maaf yang sebesar-besarnya untuk korban dan seluruh keluarga serta juga seluruh keluarga besar ojol," imbuhnya.

Sebelumnya, Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Asep Edi Suheri juga telah menyampaikan permintaan maaf dan menemui keluarga korban. Ia menyebut insiden ini menjadi pelajaran penting bagi seluruh jajaran kepolisian agar lebih berhati-hati dalam melakukan pengamanan massa aksi.

Identitas pengemudi ojek online (ojol) yang terlindas kendaraan taktis Brimob di kawasan Pejompongan, Jakarta Pusat, Kamis (28/8/2025) malam, akhirnya terungkap.

Korban diketahui bernama Mohammad Umar Amarudin, warga Kampung Sukamukti, RT 01 RW 01, Cikidang, Sukabumi, Jawa Barat. Pria kelahiran 19 Mei 1995 itu sempat dilarikan ke Rumah Sakit Pelni, Petamburan, Jakarta.

Dalam sebuah rekaman video, Umar terlihat terbaring lemah di atas tempat tidur rumah sakit dengan sejumlah tenaga medis memeriksa kondisinya.

Namun, kabar mengenai meninggalnya Umar sempat dibantah oleh rekan-rekan ojol. "Assalamualaikum, kami dari Kumpulan Ojol Kemanggisan, yang menurutnya (informasi) atas nama Umar meninggal, Alhamdulillah selamat, mungkin ada lecet sedikit. Yang penting doanya, semangat buat yang di depan, maju terus pantang mundur," ujar seorang pria berjaket Shopee melasir dari Kompas.com.

Meski begitu, kabar simpang siur mengenai kondisi korban terus beredar di tengah maraknya video insiden yang viral di media sosial. Hingga kini pihak kepolisian dan rumah sakit belum memberikan keterangan resmi terkait status terbaru Umar.

Sebelumnya Kericuhan demo di kawasan Pejompongan, Jakarta Pusat, Kamis (28/8/2025) malam, menelan korban. Seorang driver ojek online (ojol) bernama Mohammad Umar Amarudin terlindas kendaraan taktis Brimob ketika massa dipukul mundur.

Dalam video yang viral di media sosial, Umar terlihat tersungkur di jalan sebelum tergilas roda depan dan belakang mobil rantis. Warga yang berada di lokasi panik, sementara massa berlarian menghindari gas air mata dan laju kendaraan taktis.

Rekomendasi

0 Komentar

Anda belum bisa berkomentar, Harap masuk terlebih dahulu.