Beranda Paripurna HJG ke-213, Garut Teguhkan Semangat “Gumiwang, Tanjeur, Dangiang”

Paripurna HJG ke-213, Garut Teguhkan Semangat “Gumiwang, Tanjeur, Dangiang”

Oleh, Redaksi
21 jam yang lalu - waktu baca 2 menit
Foto bersama sebelum masuk rapat Paripurna DPRD Garut/Humas DRPD

SuaraGarut.id – Peringatan Hari Jadi Garut (HJG) ke-213 Tahun 2026 ditandai dengan pelaksanaan Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Garut yang berlangsung khidmat di Gedung DPRD Garut, Jalan Patriot, Kecamatan Tarogong Kidul, Rabu (18/2/2026).

Rapat paripurna tersebut menjadi salah satu rangkaian utama peringatan HJG, sekaligus momentum refleksi atas perjalanan panjang Kabupaten Garut dalam membangun daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, dalam sambutannya menyampaikan bahwa Hari Jadi Garut bukan sekadar peringatan bertambahnya usia daerah, tetapi ruang evaluasi terhadap capaian pembangunan serta arah kebijakan ke depan. Ia juga menyambut hangat kehadiran Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, yang dinilai sebagai bentuk dukungan nyata Pemerintah Provinsi Jawa Barat terhadap kemajuan Garut.

"Gawe bareng sareng Pemerintah Provinsi dan Kabupaten, ditambih ku partisipasi aktif ti masyarakat parantos ngadorong lahirna pembangunan nu mernah pikeun ngawujudkeun karakter 'Panca Waluya', yakni masyarakat yang Cageur, Bageur, Bener, Pinter, serta Singer," ujar Bupati.

Pada HJG ke-213 ini, Pemerintah Kabupaten Garut mengusung tema besar “Garut Gumiwang, Tanjeur, Dangiang” yang sarat makna dan filosofi.

Gumiwang dimaknai sebagai harapan agar Garut terus bersinar dalam berbagai sektor pembangunan.
Tanjeur mencerminkan keteguhan dalam menjaga fondasi budaya dan kearifan lokal.
Dangiang mengandung arti kewibawaan yang dibangun melalui nilai moral, etika, dan integritas.

Bupati menegaskan bahwa pembangunan tidak boleh hanya berorientasi pada fisik semata, tetapi harus diarahkan pada peningkatan kualitas sumber daya manusia.

"Dina hal ieu, pangwangunan teu tiasa ditangtukeun minangka kagiatan nu ngan saukur nguseur dina kamajuan fisik wungkul, nangin kedah diperhatoskeun minangka proses panjang anu ngarah kana ngaronjatna kuliatitas Sumber Daya Manusia (SDM) anu unggul, mi boga daya saing, sareng mi boga karakter," tegasnya.

Sementara itu, Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menyampaikan harapan agar peringatan HJG menjadi penguat persatuan dan pelestarian adat istiadat sebagai dasar pembangunan berkelanjutan.

"Mudah-mudahan urang sadayanan dina danget ieu tiasa gumiwang, tanjeur, dangiang, bagja milangkala Kabupaten Garut, mugi Garut janten pangirut, Jawa Barat Istimewa," ucap Dedi.

Di sisi lain, Ketua DPRD Kabupaten Garut, Aris Munandar, mengingatkan bahwa lembaga legislatif memikul amanah besar sebagai representasi sekitar 2,8 juta warga Garut. Ia menegaskan komitmen DPRD untuk terus mengawal kebijakan agar berpihak pada kepentingan rakyat.

"Ieu amanah anu ngalintang ageungna teh maryogi komitmen, integritas, sareng usaha nyata dina marjuangkeun sora, hareupan sareng aspirasi rakyat," ujar Aris.

Rapat Paripurna HJG ke-213 ini menjadi simbol kuatnya sinergi antara eksekutif dan legislatif, sekaligus wujud komitmen bersama dalam membawa Kabupaten Garut menuju masa depan yang lebih maju, berkarakter, dan berdaya saing, tanpa meninggalkan nilai budaya yang menjadi jati dirinya.***

Rekomendasi

0 Komentar

Anda belum bisa berkomentar, Harap masuk terlebih dahulu.