Beranda Talenta Muda Garut Angkat Budaya Daerah Lewat Global Game Jam 2026

Talenta Muda Garut Angkat Budaya Daerah Lewat Global Game Jam 2026

Oleh, Redaksi
3 hari yang lalu - waktu baca 2 menit
Lewat Global Game Jam 2026, Disparbud Garut Ajak Talenta Muda Angkat Budaya Lokal

SuaraGarut.id – Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Garut mendorong pengembangan budaya lokal agar dikenal secara global melalui industri game. Upaya tersebut ditandai dengan dibukanya kegiatan GLOBAL GAME JAM 2026 di Gedung Pemuda Kabupaten Garut, Kecamatan Tarogong Kidul, Jumat (30/1/2026).

Kepala Disparbud Kabupaten Garut, Beni Yoga Gunasantika, mengapresiasi inisiatif para pengembang game lokal yang berhasil membawa gerakan global tersebut ke Kabupaten Garut. Ia menekankan pentingnya kolaborasi antara teknologi digital dan kekayaan budaya daerah.

"Saya berpesan kepada developmen game agar memperbanyak berinteraksi dengan seluruh komunitas yang ada di Kabupaten Garut, meliputi Dewan Kesenian Kabupaten Garut (DKKG) untuk bisa melihat potensi budaya Garut yang nantinya bisa di tuangkan kedalamnya dengan unsur budaya Garut itu," ujar Beni.

Menurutnya, pengembang game asal Garut memiliki peluang besar untuk mengeksplorasi potensi budaya dan kuliner daerah sebagai konten kreatif yang dapat diperkenalkan ke tingkat global.

Sementara itu, Kepala Bidang Industri Pariwisata Disparbud Provinsi Jawa Barat, Rispiaga, menyampaikan bahwa pelaksanaan Global Game Jam di Jawa Barat telah memasuki tahun keempat. Kabupaten Garut menjadi daerah terbaru yang bergabung dalam kegiatan kolaboratif tersebut.

"Alhamdulillah kami punya target setiap tahunnya itu menambah 1 Kabupaten Kota dan hari ini genap tahun ke-4 kami berkolaborasi menyelenggarakan Global Game Jam dengan komunitas pembuatan Game di Kabupaten Garut. Kami ingin game yang dihasilkan dari daerah bisa memiliki kearifan lokal yang dikaitkan dengan Warisan Budaya Tak Benda (WBTb)," ungkap Rispiaga.

Ketua Pelaksana kegiatan, Dzulkifli Patra Setiawan, menjelaskan bahwa Global Game Jam merupakan tantangan pembuatan game yang dilaksanakan secara serentak di berbagai negara selama 48 jam tanpa henti. Di Kabupaten Garut, kegiatan ini berlangsung selama tiga hari, mulai 30 Januari hingga 1 Februari 2026.

Peserta Global Game Jam 2026 di Garut berasal dari berbagai latar belakang keahlian, di antaranya programmer, game artist, sound designer, hingga game designer.

"Terselenggaranya kegiatan ini bukan sekedar untuk bermain tetapi sebagai wadah pembuktian bahwa talenta muda Garut memiliki potensi besar dalam sektor Ekonomi Kreatif (Ekraf) terlebih khusus di sektor pengembangan permainan," tegas Dzulkifli.

Ia juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Garut, Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Garut, serta seluruh mitra komunitas yang telah memberikan dukungan penuh terhadap pengembangan teknologi digital dan industri kreatif di Kabupaten Garut.***

Rekomendasi

0 Komentar

Anda belum bisa berkomentar, Harap masuk terlebih dahulu.