Beranda Wisuda ke-43 UNIGA Kukuhkan 1.160 Lulusan, Lemhannas Dorong Kewirausahaan dan Penguatan Ketahanan Nasional

Wisuda ke-43 UNIGA Kukuhkan 1.160 Lulusan, Lemhannas Dorong Kewirausahaan dan Penguatan Ketahanan Nasional

Oleh, Redaksi
8 jam yang lalu - waktu baca 3 menit
Gubernur Lemhannas RI Dr. H. T.B. Ace Hasan Syadzily usai menghadiri wisuda Uniga

SuaraGarut.id – Universitas Garut (UNIGA) mewisuda sebanyak 1.160 lulusan program Sarjana dan Magister Angkatan ke-XLIII Gelombang I Tahun Akademik 2025–2026 dalam prosesi yang digelar Sabtu, 14 Februari 2026. Momentum tersebut tak hanya menjadi seremoni akademik, tetapi juga ajang penguatan komitmen pembangunan daerah dan nasional.

Kegiatan dihadiri Rektor Universitas Garut Dr. Irfan Nabhani, S.E., M.T., jajaran pimpinan kampus, Gubernur Lemhannas RI Dr. H. T.B. Ace Hasan Syadzily, M.Si., serta Bupati Garut Dr. Ir. H. Abdusy Syakur Amin, M.Eng., IPU.

Rektor UNIGA Dr. Irfan Nabhani menegaskan bahwa pendidikan di UNIGA berlandaskan integrasi ilmu, iman, dan amal sebagai fondasi pembentukan karakter.

“Sudah sangat jelas ya, jadi konsep ilmu, iman dan amal itu sangat terkait dengan masalah integritas. Jadi sebenarnya di UNIGA ini bukan barang lama. Ini memang yang dulu difungsikan oleh para pendiri kami, bahwa iman dikedepankan, kemudian ilmu dan amal itu,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa peningkatan kompetensi mahasiswa selalu diintegrasikan dengan penguatan integritas dan religiusitas. Dalam menghadapi tantangan disrupsi teknologi, UNIGA juga menyesuaikan pendekatan pembinaan karakter generasi muda.

“Kaitannya dengan pembentukan karakter sendiri ada dua cara di sini. Yang pertama memang kalau untuk pembatasan itu agak susah sebagaimana yang dilakukan oleh om DJ, tapi kami pikir yang mungkin sudah saatnya juga kami untuk masuk ke dunia tersebut untuk melakukan interaksi bersama anak-anak muda itu dengan menggunakan atau difasilitasi oleh alat-alat yang memang biasa menjadi ekosistem mereka,” jelasnya.

Sementara itu, Gubernur Lemhannas RI Dr. H. T.B. Ace Hasan Syadzily menekankan pentingnya mendorong kewirausahaan di kalangan lulusan dengan memanfaatkan potensi besar Kabupaten Garut.

“Ini ya harus menjadi mendorong kewirausahaan di tingkat mereka dengan memanfaatkan potensi kekayaan yang dimiliki oleh Kabupaten Garut yang begitu sangat kaya ini,” ujarnya.

Ia juga membuka peluang kolaborasi antara UNIGA dan Lemhannas dalam pengembangan kepemimpinan nasional.

“Kita harapkan nanti namanya dari Universitas Garut bisa mengirimkan pesertanya atau dosennya untuk mengikuti proses pendidikan Lemhannas yang merupakan lembaga kepemimpinan puncak tertinggi di Indonesia,” katanya.

Ace Hasan menambahkan bahwa jejaring Lemhannas dapat menjadi modal besar bagi pengembangan UNIGA ke depan. Ia menyebut Bupati Garut merupakan alumni Lemhannas yang memiliki jaringan strategis nasional.

“Tentu ini akan menjadi jejaring yang luar biasa buat Universitas Garut untuk bisa mengembangkan potensi pengembangan universitas menjadi universitas yang lebih maju,” ucapnya.

Ia memastikan Lemhannas terbuka untuk kolaborasi, baik dalam bentuk partisipasi pendidikan, kajian strategis, maupun dukungan narasumber untuk pendidikan bela negara.

“Jika misalnya UNIGA meminta kepada Lemhannas untuk menghadirkan para narasumber tentu kami sangat terbuka. Kami akan tugaskan dari Lemhannas,” ujarnya.

Menurutnya, Lemhannas merupakan kawah candradimuka bagi calon pimpinan nasional yang membekali peserta dengan pemahaman ketahanan nasional dan empat konsensus dasar kebangsaan.

“Pak Rektor nanti jika memang misalnya membutuhkan tenaga pengajar untuk pendidikan bela negara di sini, kami tentu akan dengan senang hati akan mengirimkan utusan dari Lemhannas,” pungkasnya.

Wisuda ke-43 UNIGA ini diharapkan menjadi titik awal lahirnya lulusan tangguh yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter kebangsaan, jiwa kewirausahaan, serta kesiapan berkontribusi bagi kemajuan Garut dan Indonesia.***

Rekomendasi

0 Komentar

Anda belum bisa berkomentar, Harap masuk terlebih dahulu.