Beranda Bangunan Rusak Meski Belum Digunakan, H Aceng Malki Sidak SMAN 1 Kutawaringin

Bangunan Rusak Meski Belum Digunakan, H Aceng Malki Sidak SMAN 1 Kutawaringin

Oleh, Redaksi
2 minggu yang lalu - waktu baca 2 menit
Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, H Aceng Malki sidak ke SMAN 1 Kutawaringin

SuaraGarut.id – Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, H Aceng Malki, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Unit Sekolah Baru (USB) SMAN 1 Kutawaringin, Kabupaten Bandung, setelah menerima laporan terkait kondisi bangunan sekolah yang mengalami kerusakan meski belum pernah digunakan untuk kegiatan belajar mengajar.

Dalam sidak tersebut, H Aceng Malki mendapati sejumlah bagian bangunan mengalami kerusakan, mulai dari retakan dinding, plafon yang rusak, hingga kondisi sarana pendukung yang dinilai tidak layak. Padahal, sekolah tersebut merupakan bangunan baru yang disiapkan untuk menunjang pemerataan akses pendidikan tingkat menengah atas di wilayah Kutawaringin.

“Ini sangat disayangkan. Bangunan sekolah ini belum dipakai, tapi kondisinya sudah banyak yang rusak. Tentu ini menimbulkan pertanyaan besar terkait kualitas perencanaan dan pelaksanaan pembangunan,” ujar H Aceng Malki di sela-sela sidak.

Ia menegaskan, pembangunan fasilitas pendidikan seharusnya mengedepankan kualitas dan ketahanan bangunan, mengingat sekolah merupakan sarana vital bagi generasi muda. Menurutnya, kerusakan pada bangunan baru berpotensi merugikan negara dan menghambat pelayanan pendidikan kepada masyarakat.

H Aceng Malki juga meminta Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat serta pihak terkait untuk segera melakukan evaluasi menyeluruh, termasuk audit teknis terhadap pembangunan USB SMAN 1 Kutawaringin. Ia menekankan pentingnya pertanggungjawaban dari pihak pelaksana proyek.

“Saya minta ini segera ditindaklanjuti. Jangan sampai sekolah yang dibangun dengan anggaran besar justru tidak bisa dimanfaatkan karena masalah kualitas bangunan,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala SMAN 1 Kutawaringin menyampaikan bahwa hingga saat ini Unit Sekolah Baru tersebut memang belum digunakan, dan pihak sekolah telah melaporkan kondisi kerusakan bangunan kepada instansi terkait.

Dengan adanya sidak ini, H Aceng Malki berharap pemerintah provinsi dapat segera mengambil langkah konkret agar bangunan sekolah dapat diperbaiki dan dimanfaatkan sesuai peruntukannya, demi mendukung peningkatan mutu pendidikan di Kabupaten Garut.

Rekomendasi

0 Komentar

Anda belum bisa berkomentar, Harap masuk terlebih dahulu.