- Oleh Redaksi
- 12, May 2026
SuaraGarut.id – Peristiwa tragis menimpa seorang bocah laki-laki berusia empat tahun asal Kampung Batu Malik, Desa Maroko, Kecamatan Cibalong, Kabupaten Garut. Korban ditemukan meninggal dunia di sebuah empang setelah diduga terjatuh saat diam-diam mengikuti ibunya yang pergi ke pemandian umum.
Kejadian tersebut sontak membuat warga sekitar berduka. Sebelum ditemukan, korban sempat dilaporkan hilang dari pengawasan orang tuanya hingga akhirnya ditemukan dalam kondisi mengambang di kolam yang berada tidak jauh dari rumahnya.
Kapolsek Cibalong, Irwandani, membenarkan peristiwa tersebut. Ia menyebut kejadian diketahui pada Jumat, 15 Mei 2026 sekitar pukul 11.00 WIB setelah warga melaporkan adanya anak hilang.
“Kejadiannya pada hari Jumat sekitar jam 11 siang,” ujar Irwandani, Minggu, 17 Mei 2026, melansir dari Kabar Garut.
Berdasarkan keterangan yang dihimpun polisi, peristiwa bermula saat ibu korban, Nina, pergi menuju pemandian umum atau MCK kampung yang berjarak sekitar 100 meter dari rumah. Tanpa sepengetahuan ibunya, korban diduga diam-diam mengikuti dari belakang.
Orang tua korban baru menyadari anaknya tidak berada di rumah setelah kembali dari MCK. Warga kemudian bersama keluarga melakukan pencarian di sekitar rumah dan jalur menuju pemandian umum.
Korban akhirnya ditemukan mengambang di sebuah empang yang berada di lintasan menuju lokasi MCK.
“Korban ditemukan dalam keadaan mengambang dan sudah tidak bernyawa,” ucap Irwandani.
Korban kemudian dievakuasi ke Puskesmas Maroko untuk mendapatkan penanganan medis. Namun nyawanya tidak dapat diselamatkan. Pihak keluarga menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan telah memakamkan korban.***
Belum ada komentar.