Bupati Garut Lantik 150 PNS Baru, Tekankan Integritas dan Tanggung Jawab


[Pelaksanaan apel gabungan yang berlangsung di Lapangan Sekretariat Daerah (Setda) Garut, Jalan Pembangunan/Diskominfo Kab. Garut]

SauraGarut.id – Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, memimpin apel gabungan yang dirangkaikan dengan pelantikan serta penyerahan petikan Surat Keputusan (SK) pengangkatan Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut Tahun 2026.

Kegiatan yang berlangsung di Lapangan Sekretariat Daerah (Setda) Garut, Jalan Pembangunan, Kecamatan Tarogong Kidul, Senin (06/04/2026), tersebut menandai resmi bergabungnya 150 PNS baru ke dalam jajaran birokrasi Pemkab Garut.

Dalam arahannya, Bupati Garut menegaskan bahwa profesi PNS merupakan pilihan hidup yang dilandasi kesadaran dan tanggung jawab untuk melayani masyarakat.

"Bahwa anda sudah mendedikasikan diri anda untuk menjadi pelayan masyarakat, dan itu bukan kehendak orang lain, itu karena keinginan anda sendiri" ucapnya.

Ia juga menyinggung kisah salah satu peserta Latihan Dasar (Latsar) yang harus mengikuti ujian hingga enam kali sebelum akhirnya berhasil menjadi PNS. Menurutnya, hal tersebut mencerminkan besarnya tekad dan komitmen dalam meraih profesi tersebut.

"Itu adalah pilihan, jadi saya berharap anda sudah mendapatkan apa yang anda inginkan tolong laksanakan bekerja dengan sebaik-baiknya," lanjutnya.

Syakur turut mengingatkan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN), baik yang baru dilantik maupun yang telah lama mengabdi, agar senantiasa menjunjung tinggi nilai-nilai dasar ASN seperti integritas, dedikasi, loyalitas, disiplin, keseriusan, dan keikhlasan dalam bekerja.

Ia menekankan bahwa keberhasilan kepemimpinan daerah sangat bergantung pada kinerja para PNS sebagai pelaksana kebijakan di lapangan.

"Artinya saya sebagai Bupati tidak bisa langsung bergerak ke lapangan, ada perangkat-perangkat yang bisa digunakan untuk melaksanakan setiap kebijakan saya. Dan bapak ibu semuanya adalah pelaksananya," ungkapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Garut juga menyoroti keberagaman latar belakang para PNS yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia. Hal ini, menurutnya, menjadi bukti bahwa Garut merupakan daerah yang terbuka dan inklusif.

"3 orang tadi yang dilantik, yang ke depan yang pertama Andi orang Cikajang, yang kedua tadi saya lihat orang Palembang, yang ketiga Ibu Dokter itu orang Medan. Jadi Garut bukan hanya milik satu tapi milik Indonesia, dan semua orang berhak mengabdi di Kabupaten Garut dan harus kita hargai itu," tegasnya.

Sementara itu, Sekretaris Badan Kepegawaian dan Diklat (BKD) Kabupaten Garut, Doni Adam Mochammad Ramdan, menjelaskan bahwa pengangkatan ini merupakan bagian dari manajemen ASN guna memenuhi kebutuhan pegawai sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Ia menyebutkan bahwa para PNS yang diangkat merupakan hasil seleksi pengadaan tahun anggaran 2024 yang telah menjalani masa percobaan selama satu tahun serta memenuhi seluruh persyaratan administratif dan kinerja.

"Dari total 156 CPNS yang diangkat pada tahun 2025, sebanyak 150 orang telah diusulkan pengangkatannya menjadi PNS melalui aplikasi SIMASN," jelas Doni.

Adapun rincian PNS yang dilantik terdiri dari 139 tenaga teknis dan 11 tenaga kesehatan. Sementara itu, enam CPNS lainnya tidak diusulkan menjadi PNS, dengan rincian satu orang meninggal dunia, tiga orang mengundurkan diri, dan dua orang pindah ke instansi pusat.***

  • -

0 Komentar :

    Belum ada komentar.

Mungkin anda suka