Beranda Darurat Ketersediaan Darah, Legislator Dorong Donor Darah Massal Sasar Generasi Muda Garut

Darurat Ketersediaan Darah, Legislator Dorong Donor Darah Massal Sasar Generasi Muda Garut

Oleh, Redaksi
6 hari yang lalu - waktu baca 2 menit
Krisis Darah di Garut, Yudha Puja Turnawan Gaet Pendonor Gen Z dengan Doorprize Menarik

SuaraGarut.id - Ketersediaan stok darah di Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Garut berada dalam kondisi kritis. Seluruh golongan darah dilaporkan kosong untuk kebutuhan darurat, mendorong Anggota DPRD Kabupaten Garut dari Fraksi PDI Perjuangan, Yudha Puja Turnawan, mengambil langkah cepat dengan menggelar aksi donor darah massal, Rabu (28/1/2026).

Yudha menyebut kondisi krisis ini baru diketahuinya pada pagi hari, ketika stok darah PMI Garut dinyatakan tidak tersedia untuk pasien umum. Meski secara data masih terdapat ratusan labu darah, namun seluruhnya telah dialokasikan khusus bagi pasien thalasemia, sehingga tidak bisa digunakan untuk kebutuhan mendesak lainnya.

Sebagai bentuk respons, kegiatan donor darah digelar di sejumlah titik strategis, di antaranya Puskesmas Kersamenak Tarogong Kidul, Kantor Pajak Pratama Garut, Kecamatan Selaawi, serta Kantor PMI Garut di Jalan Proklamasi, Desa Jayaraga. Khusus di Kantor PMI Garut, pelayanan donor dibuka hingga malam hari.

Untuk meningkatkan partisipasi, terutama dari kalangan anak muda dan pendonor pemula, Yudha menyediakan berbagai doorprize menarik seperti mesin cuci, dispenser, dan kompor gas. Langkah ini dinilai efektif menarik minat generasi muda agar mau datang dan mendonorkan darahnya.

Menurut Yudha, keterlibatan Generasi Z sangat penting untuk menjaga ketersediaan stok darah secara berkelanjutan di Kabupaten Garut. Ia menegaskan bahwa donor darah bukan sekadar aksi sosial, tetapi juga memberikan manfaat kesehatan bagi pendonornya.

Ke depan, Yudha berencana mendorong program donor darah berbasis jemput bola ke sekolah-sekolah dan kampus, dengan melibatkan komunitas mahasiswa dan organisasi kepemudaan. Upaya ini diharapkan mampu melahirkan pendonor-pendonor baru yang rutin dan berkesinambungan.

Ia pun mengajak masyarakat, khususnya anak muda Garut, untuk tidak ragu menjadi pendonor. Setetes darah yang disumbangkan diyakini dapat menjadi harapan hidup bagi sesama yang membutuhkan.***

Rekomendasi

0 Komentar

Anda belum bisa berkomentar, Harap masuk terlebih dahulu.