Beranda Dugaan Penipuan Wedding Organizer di Garut, Puluhan Pasangan Gagal Melangsungkan Pernikahan

Dugaan Penipuan Wedding Organizer di Garut, Puluhan Pasangan Gagal Melangsungkan Pernikahan

Oleh, Redaksi
1 hari yang lalu - waktu baca 2 menit
Ilustrasi penipuan wo di Garut yang gagalkan beberapa pasangan langsung resepsi pernikahan.IST

SuaraGarut.id – Puluhan calon mempelai di Kabupaten Garut diduga menjadi korban penipuan yang dilakukan oknum jasa wedding organizer (WO). Peristiwa tersebut menyebabkan rencana pernikahan para korban gagal terlaksana, dengan total kerugian materi diperkirakan mencapai setengah miliar rupiah. Kasus ini kini tengah ditangani oleh pihak kepolisian.

Kasat Reskrim Polres Garut AKP Joko Prihatin membenarkan adanya penanganan perkara dugaan penipuan yang melibatkan penyedia jasa pernikahan tersebut. Ia menyampaikan bahwa laporan dari masyarakat sudah diterima dan sedang dalam proses penyelidikan.

“Benar bahwa kami sedang menangani perkara tersebut. Sudah ada laporan aduan dari masyarakat,” kata Joko, Senin, 12 Januari 2026.

Kasus ini mencuat setelah sejumlah korban menyampaikan keluhan melalui media sosial. Dalam unggahan tersebut, para korban mengaku telah menyerahkan sejumlah uang kepada pihak WO, namun layanan pernikahan yang dijanjikan tidak kunjung direalisasikan.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, jumlah korban diperkirakan mencapai sekitar 40 orang. Namun demikian, hingga saat ini belum seluruh korban melaporkan kejadian tersebut secara resmi ke kepolisian.

Kasi Humas Polres Garut Ipda Susilo Adi menyampaikan bahwa hingga Senin sore, baru tiga orang yang membuat laporan polisi terkait dugaan penipuan tersebut.

“Hingga Senin sore ini total ada tiga orang yang melapor,” ujar Adi.

Dari hasil pendataan yang dilakukan pihak korban, total kerugian ditaksir mencapai Rp549.437.500. Jumlah tersebut terdiri dari kerugian klien sebesar Rp421.757.500 serta kerugian yang diduga dialami vendor pernikahan mencapai Rp127.680.000.

Salah seorang korban berinisial K (25) mengungkapkan bahwa rencana pernikahannya yang dijadwalkan berlangsung pada Desember 2025 terpaksa batal. Hal itu terjadi setelah pemilik WO berinisial AM (27) tidak diketahui keberadaannya.

“Kalau ditanya malu, ya pasti malu. Saya menunggu itikad baiknya tapi sampai sekarang belum ada,” tuturnya.

Sumber Kabar Garut

Rekomendasi

0 Komentar

Anda belum bisa berkomentar, Harap masuk terlebih dahulu.