- Oleh Redaksi
- 03, Jun 2026
SuaraGarut.id – Keindahan alam Pantai Sayang Heulang berpadu harmonis dengan kekayaan seni tradisional dalam gelaran Festival Seni Budaya dan Wisata Sayang Heulang. Kegiatan ini berlangsung di Bukit Teletubbies Sayang Heulang, Kecamatan Pameungpeuk, Kabupaten Garut, pada Sabtu (11/4/2026).
Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Garut, Beni Yoga Gunasantika, mengapresiasi pelaksanaan festival tersebut. Ia menilai kegiatan ini sebagai langkah strategis untuk meningkatkan daya tarik wisata di kawasan Garut Selatan.
"Ini adalah event luar biasa yang digagas oleh Garut Selatan Creative (GSC) dan tentunya akan mendorong seni budaya lokal. Kami berharap kegiatan ini dapat menjadi agenda rutin dalam calendar of event pariwisata di Garut ke depannya, sehingga menjadi salah satu penunjang dalam rangka mendorong kepariwisataan di Garut Selatan," ujar Beni Yoga.
Sementara itu, Camat Pameungpeuk, Dadang Muhidin, menyebut festival ini sebagai agenda perdana yang digelar di kawasan Pantai Sayang Heulang. Ia menegaskan, kesuksesan acara tersebut merupakan hasil kolaborasi berbagai pihak.
"Kami dari Forkopimcam ingin mengangkat citra dari Garut Selatan menjadi ke arah yang lebih baik. Terima kasih kepada Disparbud dan Diskominfo yang telah mendukung dan mensupport terhadap kegiatan ini," tegas Dadang.
Ketua Panitia Penyelenggara, Hariz Ahmad Wadan, menyoroti pentingnya peran generasi muda dalam pengembangan sektor pariwisata, khususnya di wilayah Garut Selatan.
"Garut Selatan Creative (GSC) bukan siapa-siapa tanpa dukungan dari seluruh pihak. Kami berharap event ini berkelanjutan dan ada tindak lanjut terhadap pengembangan segmen wisata yang bisa di garap oleh kepemudaan di wilayah Garut Selatan," harap Hariz.
Pesan pelestarian budaya turut disampaikan oleh Pupuhu Sancang Kelana Ngabuana, Ki Arya Sancang. Ia mengingatkan generasi muda agar tetap menjaga nilai-nilai budaya leluhur di tengah pesatnya perkembangan sektor pariwisata.
Festival ini menghadirkan beragam pertunjukan seni tradisional serta pameran potensi wisata lokal, yang diharapkan mampu memperkuat posisi Sayang Heulang sebagai destinasi unggulan berbasis kearifan lokal.***
Belum ada komentar.