Beranda Gotong Royong ASN dan Warga Bersihkan Sungai Cikapundung Kolot Dukung Gerakan Indonesia ASRI

Gotong Royong ASN dan Warga Bersihkan Sungai Cikapundung Kolot Dukung Gerakan Indonesia ASRI

Oleh, Redaksi
13 jam yang lalu - waktu baca 2 menit
Melalui kepedulian bersama dan perubahan perilaku sederhana, sungai yang bersih dan lestari dapat terwujud sebagai aset bersama untuk generasi masa depan.

SuaraGarut.id - Menjaga kebersihan dan kelestarian sungai merupakan bagian penting dalam mewujudkan lingkungan yang aman, sehat, bersih, dan indah. Sungai memiliki peran strategis sebagai sumber kehidupan, penyangga ekosistem, penggerak ekonomi masyarakat, sekaligus cerminan kualitas lingkungan suatu wilayah. Sungai yang terawat dengan baik menjadi indikator kepedulian bersama terhadap alam dan keberlanjutan hidup generasi mendatang.

Semangat tersebut tercermin dalam kegiatan Bersih-Bersih Sungai yang dilaksanakan oleh ASN Perwakilan Kemendukbangga/BKKBN Provinsi Jawa Barat bersama Kader Tim Pendamping Keluarga (TPK), Penyuluh KB, serta Komunitas Gober (Gorong-Gorong Bersih). Kegiatan ini dilakukan secara gotong royong dengan membersihkan tumpukan sampah di Sungai Cikapundung Kolot, Kelurahan Binong, Selasa (4/2/2026).

Di sela kegiatan, Ketua Kampung KB Guyub, Wawan, mengungkapkan bahwa pengelolaan sungai masih menghadapi berbagai tantangan, mulai dari pencemaran sampah rumah tangga, limbah industri, hingga alih fungsi lahan di kawasan daerah aliran sungai.

“Apabila tidak ditangani secara serius, kerusakan sungai dapat memicu bencana seperti banjir, krisis air bersih, dan menurunnya kualitas kesehatan masyarakat. Oleh karena itu, upaya menjaga sungai harus menjadi agenda bersama lintas sektor” ujarnya.

Pernyataan tersebut sejalan dengan yang disampaikan Kepala Perwakilan BKKBN Jawa Barat, @dadiroswandi, yang menekankan pentingnya peran masyarakat dalam menjaga kebersihan dan kelestarian sungai, mengingat dampak kerusakan sungai akan kembali dirasakan oleh masyarakat itu sendiri.

”Peran masyarakat menjadi kunci utama dalam menjaga kebersihan dan kelestarian sungai. Dimulai dari kebiasaan sederhana seperti tidak membuang sampah ke sungai, mengelola limbah rumah tangga dengan baik, hingga terlibat dalam kegiatan gotong royong dan komunitas peduli lingkungan. Kesadaran kolektif ini akan membentuk budaya cinta sungai sebagai aset bersama” ungkapnya.

Melalui Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah), pemerintah mendorong penataan lingkungan secara berkelanjutan, baik di ruang publik maupun di kawasan permukiman. Penataan lingkungan dipandang sebagai fondasi penting bagi peningkatan kualitas hidup, ketertiban sosial, dan daya saing bangsa. Gerakan nasional yang melibatkan lintas sektor ini berbasis pada perubahan perilaku sebagai bentuk investasi jangka panjang bagi masa depan Indonesia.***

Rekomendasi

0 Komentar

Anda belum bisa berkomentar, Harap masuk terlebih dahulu.