- Oleh Redaksi
- 23, May 2026
SuaraGarut.id - Aktivis lingkungan dari berbagai organisasi di Garut, memperingati hari kelahiran Pancasila dengan menggelar acara nonton bareng film Pesta Babi dan diskusi lingkungan tentang Proyek Strategis Nasional (PSN) ditengah darurat kerusakan lingkungan di Kabupaten Garut Senin (1/6/2026) sore di Tikum Cafe.
Asep Maher, budayawan yang menjadi salahsatu inisiator kegiatan tersebut mengungkapkan, Hari Lahir Pancasila menjadi penting diperingati untuk melihat bagaimana nilai-nilai luhur Pancasila yang dirumuskan oleh para pendiri bangsa ini banyak ditabrak oleh berbagai kepentingan, termasuk Proyek Strategis Nasional (PSN).
"Film Pesta Babi bisa jadi bukti bagaimana nilai-nilai luhur Pancasila luntur," katanya saat membuka acara.
Tanto Rieza, aktivis Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) yang menjadi salahsatu narasumber dalam diskusi melihat, nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila menjadi nilai luhur karena bersifat universal dan diterima oleh semua anak bangsa. Apalagi, pada prosesnya Pancasila adalah buah fikir dari semua anak bangsa.
"Ada pemikiran ulama-ulama besar, tokoh-tokoh agama dan para pejuang kemerdekaan dalam Pancasila," katanya.
Fenomena yang terjadi saat ini, menurut Tanto bukan soal nilai-nilai Pancasila yang tidak relevan dengan kekinian. Namun, masalahnya ada pada diri tiap anak bangsa saat ini yang sudah tidak lagi memegang nilai-nilai moral dan agama dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
"Jadi nilainya masih relevan karena bersifat universal, masalahnya ada pada diri kita masing-masing," tegasnya.
Anwar Maulana, Ketua Barisan Incu Putu Pangauban (BIPP) sebagai komunitas masyarakat yang melakukan gerakan konservasi lingkungan berbasis pengetahuan lokal sunda mengingatkan, Proyek Strategis Nasional (PSN) tidak hanya ada di Papua, tapi juga ada di Garut. "Sebentar lagi ada pembangunan proyek Geothermal, ini harus disikapi jangan sampai seperti di Papua," katanya.
Anwar mengingatkan, meski berstatus PSN, pembangunan proyek Geothermal di Garut harus dipastikan tidak sampai menambah kerusakan lingkungan di Garut yang ditetapkan sebagai kawasan lindung di Jawa Barat. Karena, saat ini kondisi lingkungan di Garut sudah dalam keadaan darurat kebencanaan.***
Belum ada komentar.