Oknum Guru Ngaji di Leles Garut Jadi Tersangka Kasus Asusila terhadap Remaja


[Kasatreskrim Polres Garut AKP Joko Prihatin. (Metro TV/ Wildan Fadilah).]

SuaraGarut.id – Aparat dari Polres Garut menetapkan seorang oknum guru ngaji sebagai tersangka dalam kasus dugaan tindak asusila terhadap seorang remaja putri di Kecamatan Leles, Kabupaten Garut, Jawa Barat.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Garut, Joko Prihatin, mengatakan pihaknya telah menahan pelaku untuk menjalani proses hukum.

"Ya, kita proses, kita lakukan penahanan," kata Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Garut AKP Joko Prihatin di Garut, Selasa.

Ia menjelaskan, pelaku berinisial US (54) merupakan warga setempat yang selama ini dikenal sebagai guru ngaji di lingkungan tempat tinggalnya di Kecamatan Leles.

Kasus tersebut terungkap setelah keluarga korban bersama saksi melaporkan dugaan perbuatan asusila terhadap seorang remaja putri berusia 14 tahun yang terjadi di rumah korban.

"Ada seorang pria yang diamankan terkait dugaan persetubuhan terhadap anak di bawah umur di wilayah Leles," katanya.

Setelah menerima laporan tersebut, kepolisian segera melakukan penyelidikan hingga akhirnya mengamankan pelaku dan menetapkannya sebagai tersangka.

"Kami pastikan akan ditangani dengan tepat sesuai aturan yang berlaku," katanya.

Selain memproses pelaku, polisi juga melakukan pemeriksaan terhadap korban dengan mengikuti standar operasional prosedur yang berlaku untuk penanganan anak.

Dalam proses tersebut, penyidik akan berkoordinasi dengan Unit Pelaksana Teknis (UPT) Perlindungan Perempuan dan Anak Kabupaten Garut untuk memberikan pendampingan serta pemulihan kondisi psikologis korban.

"Penanganan anak sebagai korban koordinasi dengan UPT PPA kabupaten," katanya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa tersebut terjadi saat suasana perkampungan sedang sepi karena banyak warga melaksanakan salat tarawih pada Jumat (13/3) malam.

Tersangka diduga mendatangi rumah korban dengan alasan hendak membantu menyembuhkan nenek korban yang sedang sakit. Ia kemudian masuk ke kamar korban dengan dalih memberikan doa.

Namun, nenek korban merasa curiga terhadap gerak-gerik pelaku dan memeriksa kamar cucunya. Saat itu, ia mendapati pelaku diduga melakukan perbuatan asusila terhadap korban.

Nenek korban kemudian berteriak meminta pertolongan warga sekitar hingga akhirnya pelaku berhasil diamankan.***

  • -

0 Komentar :

    Belum ada komentar.

Mungkin anda suka