- Oleh Redaksi
- 26, Jun 2026
SuaraGarut.id - Piala Dunia 2026 kembali menjadi sorotan bukan hanya karena persaingan di lapangan, tetapi juga pernyataan pelatih Timnas Mesir, Hossam Hassan, yang menyampaikan dukungan kemanusiaan untuk rakyat Palestina menjelang pertandingan babak 16 besar melawan Argentina.
Dalam konferensi pers sebelum laga yang digelar Selasa (7/7/2026) malam WIB, Hassan tidak hanya membahas kekuatan Argentina dan sosok Lionel Messi, tetapi juga menyampaikan keprihatinannya terhadap kondisi warga Palestina.
"Jika ada seseorang di mana pun di dunia yang tidak merasakan penderitaan rakyat Palestina, maka ia telah kehilangan sebagian dari rasa kemanusiaannya," ujar Hassan, dikutip dari Reuters.
Pernyataan tersebut disampaikan setelah ia dimintai tanggapan mengenai aksinya mengibarkan bendera Palestina usai Mesir menyingkirkan Australia di babak 32 besar. Menurut Hassan, tindakan itu didasari semata-mata oleh rasa kemanusiaan.
"Apa yang saya lakukan adalah reaksi manusia biasa. Sebelum menjadi orang Arab, Muslim, Kristen, atau apa pun, saya adalah seorang manusia. Melalui sepak bola, kekuatan lunak terbesar di dunia, saya ingin menyampaikan pesan: tolong biarkan rakyat Palestina hidup. Saya meminta para atlet dan jurnalis di seluruh dunia membantu menyampaikan pesan itu," tuturnya.
Ia juga menilai bahwa ketika dunia memberi perhatian terhadap hak asasi manusia, hak-hak hewan, dan keadilan, masyarakat internasional juga perlu menunjukkan kepedulian terhadap kondisi warga sipil Palestina.
Terkait regulasi, hingga saat ini FIFA memang melarang penggunaan slogan maupun simbol politik pada perlengkapan pertandingan sesuai Laws of the Game dan aturan turnamen. Namun, belum terdapat ketentuan yang secara eksplisit melarang pelatih menyampaikan pandangan politik dalam konferensi pers resmi.
Meski menyampaikan pesan kemanusiaan, Hassan menegaskan fokus utama timnya tetap berada pada pertandingan menghadapi Argentina. Ia mengakui lawannya merupakan juara bertahan sekaligus diperkuat salah satu pemain terbaik dunia, tetapi hal itu tidak membuat Mesir gentar.
"Kami tahu akan menghadapi juara dunia dan salah satu pemain terbaik sepanjang masa, yaitu Messi. Tetapi kami tidak takut kepada mereka," ujar Hassan.
"Kami memikul tanggung jawab membawa nama Mesir, dunia Arab, dan Afrika. Karena itu, fokus kami adalah menunjukkan kemampuan terbaik di lapangan," ucapnya memungkasi.***
Belum ada komentar.