Beranda Pemkab Garut Usulkan Perbaikan Dua Ruas Jalan Selatan, Anggaran Diperkirakan Rp47 Miliar

Pemkab Garut Usulkan Perbaikan Dua Ruas Jalan Selatan, Anggaran Diperkirakan Rp47 Miliar

Oleh, Redaksi
7 jam yang lalu - waktu baca 2 menit
Bupati Garut bersama Kepala Dinas PUPR melakukan peninjauan infrastruktur di Cisewu Garut

SuaraGarut.id – Kondisi jalan yang baik dan layak dilalui menjadi harapan masyarakat karena dapat menunjang kenyamanan, keselamatan, serta kelancaran aktivitas transportasi. Jalan yang rusak tidak hanya memperlambat perjalanan, tetapi juga berpotensi menimbulkan kecelakaan, terutama saat musim hujan.

Hingga saat ini, masih terdapat sejumlah ruas jalan di berbagai daerah yang kondisinya belum memadai, termasuk di Kabupaten Garut. Pemerintah daerah melalui dinas terkait terus berupaya melakukan perbaikan dan pembangunan infrastruktur jalan guna meningkatkan aksesibilitas masyarakat.

Salah satu ruas jalan yang menjadi perhatian adalah jalur yang menghubungkan Cimahi–Cikarang hingga Cisewu di wilayah Garut bagian selatan. Jalur tersebut dinilai cukup vital karena menjadi penghubung antarwilayah sekaligus jalur distribusi orang maupun barang.

Perbaikan pada jalur ini diharapkan dapat memperlancar mobilitas masyarakat sekaligus memangkas waktu tempuh perjalanan di kawasan tersebut.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Garut, Agus Ismail, menjelaskan bahwa survei yang dilakukan merupakan bagian dari rencana penanganan jalan koridor selatan.

" Salah satu rencana kita untuk penanganan jalan poros ya atau jalan koridor selatan untuk peningkatan swasembada pangan disitu," ucapnya, Kamis, (5/3/2026).

Ia menerangkan terdapat dua ruas jalan yang akan ditangani, yakni jalur Cimahi–Cikarang dengan panjang sekitar 12 kilometer serta jalur Cikarang–Pamalayan sepanjang kurang lebih 11 kilometer. Dengan demikian, total panjang jalan yang direncanakan untuk ditingkatkan mencapai sekitar 23 kilometer.

Menurut Agus, ruas jalan Pamalayan–Cikarang sebenarnya sempat mendapatkan penanganan melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) pada tahun 2024.

" 2025 sebenarnya sudah dapat lagi DAK lagi cuma kan ada pembatalan dari pusat sehingga tidak lanjut," katanya.

Saat ini, Pemerintah Kabupaten Garut kembali mengusulkan pembangunan kedua ruas jalan tersebut kepada Pemerintah Pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum lewat program Infrastruktur Jalan Daerah (IJD).

Agus menyebutkan kebutuhan anggaran untuk pembangunan dua jalur tersebut diperkirakan mencapai sekitar Rp47 miliar.

" Adapun total anggaran yang dibutuhkan untuk cimahi-cikarang kurang lebih Rp33 miliar cikarang-pamalayan Rp14 miliar," katanya.

Ia menambahkan bahwa sebagian besar lebar jalan di jalur tersebut sudah mencapai sekitar empat meter dengan hak pakai jalan hingga sembilan meter. Namun, beberapa titik masih bersinggungan dengan lahan milik Perhutani maupun masyarakat sehingga memerlukan proses sosialisasi terlebih dahulu.

Peningkatan jalan ini diharapkan dapat menjadi jalur alternatif yang mampu mempercepat mobilitas masyarakat, khususnya dari wilayah Talegong menuju Caringin.

" Itu diharapkan jadi akses alternatif yang mampu memotong jarak dari arah talegong ke arah caringin karena dalam kondisi bagus hanya sekitar 1 jam sekarang 2 jam lebih," pungkasnya.***

Rekomendasi

0 Komentar

Anda belum bisa berkomentar, Harap masuk terlebih dahulu.