- Oleh Redaksi
- 24, Apr 2026
SuaraGarut.id – Persib Bandung harus puas berbagi poin setelah ditahan imbang Arema FC tanpa gol pada pekan ke-29 BRI Super League 2026. Laga yang berlangsung di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Jumat (24/4/2026), menjadi momentum yang gagal dimaksimalkan Maung Bandung.
Hasil ini membuat Persib tetap berada di puncak klasemen sementara dengan raihan 63 poin, unggul tiga angka dari pesaing terdekat, Borneo FC. Namun posisi tersebut belum sepenuhnya aman karena Borneo masih menyisakan satu pertandingan.
Pelatih Persib, Bojan Hodak, mengakui hasil imbang ini justru membuat persaingan gelar semakin rumit bagi timnya.
“Kami masih berada di posisi nomor satu. Hanya saja, kami sedikit mempersulit keadaan kami sendiri. Sekarang kami harus fokus ke pertandingan berikutnya. Masih ada lima laga lagi dan kami harus berusaha memenangkan semuanya,” ucap Bojan Hodak melansir dari pikiran-rakyat.com
Secara permainan, Persib tampil dominan, terutama dalam hal pertahanan. Arema dinilai kesulitan menciptakan peluang berbahaya ke gawang yang dijaga Fitrah Maulana. Namun, masalah utama muncul pada lini depan yang gagal memaksimalkan peluang.
Mengandalkan serangan dari kedua sisi sayap, Persib sebenarnya mampu menciptakan banyak kesempatan. Bahkan, tercatat sebanyak 28 tembakan dilepaskan sepanjang pertandingan. Sayangnya, tak satu pun berbuah gol.
“Di lini tengah memang sulit bermain karena mereka bermain sangat bertahan (parkir bus). Kami punya peluang, mencatat 28 tembakan ke gawang, tetapi tidak bisa mencetak gol. Tentu ini membuat frustrasi,” tuturnya.
Bojan juga tetap memberikan apresiasi terhadap strategi bertahan yang diterapkan Arema, yang dinilai efektif meredam agresivitas tim tuan rumah.
“Tetapi kami juga harus menghormati Arema. Mereka datang dan bertahan dengan sembilan sampai sepuluh pemain,” ucap pelatih asal Kroasia tersebut.
Ia menegaskan, dalam pertandingan seperti ini, efektivitas menjadi faktor penentu hasil akhir. Meski memiliki banyak peluang, kegagalan mencetak gol menjadi kerugian besar bagi Persib.
“Hari ini kami punya cukup banyak peluang, tetapi gagal mencetak gol. Sepak bola dimainkan untuk mencetak gol,” katanya.
Dengan lima pertandingan tersisa, Persib dituntut tampil lebih tajam dan konsisten jika ingin mempertahankan posisi di puncak sekaligus mengamankan gelar juara musim ini.***
Belum ada komentar.