- Oleh Redaksi
- 10, Apr 2026
SuaraGarut.id - Pertandingan antara Persib Bandung dan Dewa United dipastikan berlangsung tanpa kehadiran penonton di Banten International Stadium. Kondisi ini menjadi sorotan jelang laga penting dalam lanjutan BRI Liga 1 musim 2025/2026.
Pelatih Persib, Bojan Hodak, menilai kompetisi musim ini sebagai salah satu yang paling kompetitif dalam beberapa tahun terakhir. Ia menyoroti ketatnya persaingan di papan atas klasemen yang melibatkan beberapa tim dengan selisih poin tipis.
"Musim ini adalah yang terberat karena ada tiga tim yang berpeluang menjadi juara. Ini sangat menarik bagi suporter, industri olahraga, dan media, namun bagi pelatih, ini adalah tantangan besar," ujar Hodak melansir dari laman resmi.
Dalam laga tandang ini, Persib mengusung misi penting untuk mempertahankan posisi puncak dari tekanan Borneo FC yang terus membayangi di peringkat kedua. Tiga poin menjadi target mutlak bagi Maung Bandung.
Kapten Persib, Marc Klok, mengungkapkan bahwa absennya penonton justru bisa menguntungkan tim tuan rumah.
"Pasti kalau ada penonton, stadion akan dipenuhi Bobotoh. Ketiadaan suporter mungkin keuntungan bagi Dewa United karena mereka terbiasa bertanding dengan basis massa yang lebih minim dibandingkan kami," kata Klok.
Secara statistik, pertemuan kedua tim menunjukkan persaingan yang cukup berimbang. Meski Persib pernah menang besar 5-1 pada 2023, Dewa United mampu membalas dengan kemenangan 2-0 pada awal 2025. Dari tujuh laga terakhir, Persib mencatat tiga kemenangan, Dewa United satu kemenangan, dan tiga pertandingan berakhir imbang.
Laga ini diprediksi berlangsung sengit, mengingat Dewa United mulai menunjukkan konsistensi sebagai tim penantang di papan atas. Sementara itu, Persib dituntut menjaga performa, khususnya di lini serang, untuk memastikan kemenangan sekaligus mempertegas status mereka sebagai kandidat kuat juara musim ini.***
Belum ada komentar.