Garut

Polisi Ungkap Pelaku Penusukan Adik di Cisurupan Diduga Alami Gangguan Jiwa

Polisi Ungkap Pelaku Penusukan Adik di Cisurupan Diduga Alami Gangguan Jiwa
Polisi melakukan olah TKP kejadian di Cisurupan Garut/Polres

SuaraGarut.id – Kepolisian Resor Garut mengungkapkan hasil pemeriksaan sementara terkait kasus penusukan yang menewaskan seorang remaja di Kecamatan Cisurupan, Kabupaten Garut, Jawa Barat. Pelaku diketahui merupakan kakak kandung korban dan diduga mengalami gangguan kejiwaan.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Garut AKP Joko Prihatin mengatakan, pelaku berinisial RR (27) diduga memiliki riwayat gangguan jiwa. Hal tersebut diperkuat oleh keterangan keluarga serta bukti obat-obatan yang harus dikonsumsi pelaku setiap hari.

"Pelaku ini berdasarkan keterangan keluarganya menderita gangguan jiwa, itu dibuktikan dengan adanya obat yang harus dikonsumsi pelaku setiap hari," kata AKP Joko Prihatin melansir dari Antara.

Peristiwa tersebut terjadi di rumah korban di Desa Sukatani, Kecamatan Cisurupan, pada Rabu (11/3/2026) siang. Korban berinisial CA (15) dilaporkan meninggal dunia setelah mengalami luka tusukan.

Polisi kemudian mengamankan pelaku dan membawanya ke Polres Garut untuk menjalani pemeriksaan. Dari hasil pemeriksaan serta keterangan saksi dan barang bukti yang ada, diketahui bahwa pelaku merupakan orang dengan gangguan jiwa (ODGJ).

"Pelaku ini memang ODGJ, saat itu katanya telat minum obat, dan pelaku ini memang pernah ada riwayat, ada gangguan jiwa, pernah dirawat di rumah sakit jiwa, dan masih menjalani pengobatan sampai sekarang," katanya.

Saat ini pelaku masih ditahan di Polres Garut untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut. Pihak kepolisian juga akan berkoordinasi dengan tim dokter kejiwaan dan psikiater guna menentukan langkah penanganan sesuai prosedur.

"Kita tetap melakukan penyelidikan dan kita akan berkoordinasi dengan dokter kejiwaan, dan psikiater yang di rumah sakit bersertifikasi, nanti kita akan lakukan proses sesuai dengan SOP," katanya.

Peristiwa tragis tersebut bermula ketika korban sedang beristirahat di rumahnya. Pelaku tiba-tiba datang membawa pisau dan menusuk korban di bagian dada sebelah kanan.

Korban sempat berusaha menyelamatkan diri dengan keluar rumah untuk meminta pertolongan warga. Namun setelah mendapat bantuan dan dibawa ke fasilitas kesehatan, nyawanya tidak dapat diselamatkan.

"Ditusuk oleh pelaku, dan korban sempat keluar rumah, akhirnya jatuh di depan rumah, ditolong oleh masyarakat dibawa ke rumah sakit tidak tertolong," katanya.

Sumber Antara 

Tags: -

0 Komentar :

Belum ada komentar.