Disdukcapil Garut Jemput Bola ke Lapas dan Rutan, Pastikan Warga Binaan Tetap Punya Identitas Resmi


[Aksi layanan jemput bola administrasi kependudukan (Adminduk) bagi warga binaan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Garut serta Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IIB Garut]

SuaraGarut.id - Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Garut terus memperluas jangkauan layanan administrasi kependudukan dengan menyasar kelompok rentan, termasuk warga binaan di lembaga pemasyarakatan.

Melalui program jemput bola, Disdukcapil Garut memberikan layanan langsung kepada puluhan tahanan dan narapidana di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Garut serta Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IIB Garut, Senin (27/4/2026).

Kegiatan yang berlangsung sejak pagi hingga sore tersebut difokuskan pada validasi data kependudukan secara real-time. Petugas memastikan setiap warga binaan memiliki data tunggal dan sah, termasuk melakukan pengecekan terhadap Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang tidak aktif maupun potensi data ganda.

Selain itu, layanan juga mencakup perekaman data biometrik menggunakan perangkat portabel bagi warga binaan yang belum terdaftar dalam database nasional. Langkah ini dilakukan untuk mengatasi keterbatasan akses akibat kondisi hukum maupun geografis, sehingga hak administrasi kependudukan tetap terpenuhi.

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari arahan Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil melalui surat resmi, sebagai respons atas permohonan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan.

Dalam pelaksanaannya, tim Disdukcapil Garut berhasil melakukan verifikasi data terhadap 15 warga binaan serta perekaman biometrik bagi 2 orang di Lapas Kelas IIA Garut. Sementara di Rutan Kelas IIB Garut, dilakukan verifikasi terhadap 35 orang dan perekaman terhadap 6 orang lainnya.

Kepala Disdukcapil Kabupaten Garut, Rena Sudrajat, menegaskan pentingnya kepemilikan identitas kependudukan bagi seluruh warga negara, tanpa terkecuali.

"Kehadiran kami di Lapas dan Rutan adalah wujud komitmen 'Dukcapil Hadir'. Kami ingin memastikan bahwa saudara-saudara kita yang sedang menjalani masa pembinaan tetap memiliki hak akses terhadap layanan dasar, terutama jaminan kesehatan. Identitas yang valid adalah kunci utama agar mereka mendapatkan perlindungan sosial yang semestinya, dan seluruh layanan ini kami berikan secara gratis tanpa pungutan biaya apa pun," tegasnya.

Melalui layanan ini, Disdukcapil Garut berharap seluruh warga binaan tetap mendapatkan hak dasar sebagai warga negara, khususnya dalam hal identitas kependudukan yang menjadi pintu masuk berbagai layanan publik.***

  • -

0 Komentar :

    Belum ada komentar.

Mungkin anda suka