- Oleh Redaksi
- 07, Jun 2026
SuaraGarut.id – Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBPPPA) Kabupaten Garut menggelar kegiatan peningkatan kualitas pengasuhan anak sekaligus sosialisasi Program Taman Asuh Sayang Anak (TAMASYA). Kegiatan tersebut bertujuan memperkuat kapasitas orang tua dan tenaga pendidik dalam menciptakan lingkungan tumbuh kembang yang optimal bagi anak usia dini.
Kepala DPPKBPPPA Kabupaten Garut, Yayan Waryana, didampingi Kepala Bidang Keluarga Sejahtera (KS) Budi Kusmawan, mengatakan bahwa program TAMASYA menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan kualitas pengasuhan anak melalui pendekatan yang melibatkan keluarga, tenaga pendidik, pemerintah, dan masyarakat.
Menurut Yayan, masa usia dini merupakan periode yang sangat menentukan bagi perkembangan anak. Karena itu, pola asuh yang tepat dan penuh kasih sayang harus menjadi perhatian bersama.
"Anak adalah amanah sekaligus investasi bangsa. Masa usia dini merupakan masa emas yang menentukan perkembangan fisik, kognitif, sosial, dan emosional anak. Oleh karena itu, keluarga dan lingkungan memiliki peran penting dalam memastikan tumbuh kembang anak berjalan optimal," ujarnya, Kamis 11 Juni 2026.
Ia menjelaskan, kegiatan tersebut memiliki dua fokus utama, yakni meningkatkan kapasitas pengasuhan yang responsif dan berkualitas serta memperkuat implementasi program TAMASYA sebagai ruang yang aman, nyaman, dan ramah anak untuk belajar, bermain, dan berkembang.
Yayan menuturkan bahwa program TAMASYA dirancang untuk mendorong praktik pengasuhan positif di lingkungan keluarga sekaligus memperkuat layanan PAUD berbasis komunitas.
"Melalui TAMASYA, kita ingin mendorong pola asuh yang hangat dan stimulatif di rumah, meningkatkan peran orang tua dalam mendampingi anak, serta memperkuat kolaborasi antar lembaga dalam memberikan layanan terbaik bagi keluarga dan anak," katanya.
Sementara itu, Kepala Bidang Keluarga Sejahtera DPPKBPPPA Kabupaten Garut, Budi Kusmawan, menambahkan bahwa keberhasilan program pengasuhan anak tidak bisa hanya dibebankan kepada satu pihak. Diperlukan sinergi antara pemerintah, tenaga pendidik, orang tua, dunia usaha, dan masyarakat.
Ia mengajak seluruh pihak untuk terus meningkatkan kepedulian terhadap pemenuhan hak-hak anak serta menciptakan lingkungan yang mendukung tumbuh kembang mereka.
"Kami berharap seluruh pihak dapat bersama-sama mendukung program ini. Dengan kolaborasi yang baik, kualitas pengasuhan anak di Kabupaten Garut dapat semakin meningkat dan melahirkan generasi yang sehat, cerdas, serta berkarakter," ungkapnya.
Melalui kegiatan tersebut, DPPKBPPPA Kabupaten Garut berharap program TAMASYA dapat memberikan dampak nyata bagi peningkatan kualitas pengasuhan anak dan menjadi salah satu langkah strategis dalam mewujudkan generasi penerus yang unggul di masa depan.
Belum ada komentar.