Prabowo: MBG dan Sekolah Rakyat Bukan Sekadar Konsep, Melainkan Solusi untuk Masyarakat


[Presiden RI Prabowo saat menyampaikan taklimatnya pada acara Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah di Sentul, Bogor, Jawa Barat, Senin, 2 Januari 2026. Sejumlah kritikan dialamatkan kepada pemerintah mulai dari MBG, BPJS, dan lainnya.*]

SuaraGarut.id – Presiden Prabowo Subianto menegaskan berbagai program unggulan pemerintah dirancang untuk menjawab kebutuhan riil masyarakat, bukan sekadar berdasarkan konsep atau teori. Program-program tersebut mencakup sektor gizi, kesehatan, pendidikan, hingga penguatan ekonomi nasional.

Dalam pernyataannya yang dikutip pada Kamis (11/6/2026), Prabowo menyebut pemerintah saat ini berfokus pada kebijakan yang manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. Beberapa program yang menjadi perhatian utama antara lain Makan Bergizi Gratis (MBG), Cek Kesehatan Gratis, dan Sekolah Rakyat.

Salah satu program yang menjadi andalan pemerintah adalah MBG. Program ini ditujukan untuk membantu mengatasi masalah kekurangan gizi dan menekan angka stunting yang masih menjadi tantangan di Indonesia.

Prabowo menyoroti masih banyak anak yang mengalami gangguan pertumbuhan akibat kurangnya asupan nutrisi, termasuk pada masa penting 1.000 hari pertama kehidupan.

“Bagi saya, sulit untuk mengabaikan kenyataan bahwa satu dari lima anak Indonesia mengalami stunting akibat kekurangan gizi Atau kenyataan bahwa jutaan ibu hamil dan balita masih kekurangan nutrisi pada masa perkembangan paling penting dalam kehidupan manusia,” kata Prabowo dalam pernyataannya di The Economist.

Ia juga menjelaskan bahwa program makan bergizi bagi anak sekolah bukanlah kebijakan baru di tingkat global, karena telah diterapkan oleh banyak negara sebagai upaya meningkatkan kualitas generasi muda.

Selain MBG, pemerintah juga memperluas akses layanan kesehatan melalui program Cek Kesehatan Gratis tahunan yang ditujukan bagi seluruh masyarakat Indonesia. Program tersebut berjalan seiring dengan upaya peningkatan fasilitas dan pelayanan rumah sakit daerah.

Pemerintah menilai pemeriksaan kesehatan secara rutin dapat membantu mendeteksi penyakit lebih dini sehingga kualitas hidup masyarakat dapat meningkat dalam jangka panjang.

Di sektor pendidikan, pemerintah meluncurkan Sekolah Rakyat berasrama yang diperuntukkan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu. Program ini diharapkan mampu memperluas akses pendidikan sekaligus mengurangi kesenjangan sosial dan wilayah.

Selain membangun akses pendidikan yang lebih merata, pemerintah juga menjalankan program revitalisasi sekolah untuk meningkatkan mutu pendidikan nasional.

Sementara itu, di bidang ekonomi, pemerintah membentuk Danantara sebagai instrumen untuk memperkuat pengelolaan aset negara dan mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

“Bukan Teori, Tapi Solusi Nyata untuk Rakyat," ujar Prabowo.

Menurutnya, seluruh program yang dijalankan saat ini merupakan bentuk investasi jangka panjang demi menciptakan sumber daya manusia yang lebih berkualitas dan memperkuat masa depan Indonesia.

“Kami sedang berinvestasi untuk masa depan Indonesia. Kami menjanjikan program-program tersebut kepada rakyat Indonesia, dan kami bekerja keras untuk mewujudkannya,” ujarnya.

Prabowo menegaskan bahwa kebijakan pemerintah disusun berdasarkan kebutuhan masyarakat yang dihadapi sehari-hari, bukan hanya berdasarkan pendekatan teoritis.

“Keputusan dan tindakan kami bukan berdasarkan teori ekonomi yang abstrak. Solusi-solusi kami didasarkan pada upaya perbaikan nyata dalam kehidupan masyarakat,” tegas Prabowo.

Pemerintah berharap berbagai program prioritas tersebut dapat memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kualitas hidup masyarakat sekaligus memperkuat fondasi pembangunan Indonesia dalam jangka panjang.***

  • -

0 Komentar :

    Belum ada komentar.

Mungkin anda suka