Kepala BGN Baru Muncul ke Publik, Nanik Tegaskan Fokus Perbaikan Tata Kelola: Saya Sarjana Biologi Ya..


[Kepala BGN Nanik S Deyang tampil dihadapan publik/bgn.go.id]

SuaraGarut.id - Nanik S Deyang akhirnya tampil di hadapan publik untuk pertama kalinya setelah ditunjuk Presiden Prabowo Subianto sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) yang baru. Kemunculan tersebut berlangsung di Kantor BGN, Jakarta, Kamis (4/6/2026), di tengah sorotan publik terhadap lembaga tersebut usai kasus dugaan korupsi yang menjerat tiga pimpinan sebelumnya.

Dalam konferensi pers perdananya, Nanik memperkenalkan diri bersama dua Wakil Kepala BGN yang baru, yakni Agustina Arum Sari dan Mayjen TNI Trenggono. Ia menegaskan latar belakang akademiknya sebagai lulusan biologi.

"Saya Nanik S Deyang, Sarjana Biologi ya. Saya ulang bukan sarjana kehutanan tapi sarjana biologi. Tadinya Wakil Kepala BGN," katanya, melansir dari laman resmi.

Selain memperkenalkan dirinya, Nanik juga menjelaskan peran Agustina Arum Sari yang dinilai memiliki pengalaman panjang di bidang pengawasan dan audit. Menurutnya, pengalaman tersebut akan menjadi modal penting untuk memperkuat tata kelola lembaga ke depan.

"Tugas dari Pak Presiden, beliau akan mengawasi super ketat tata kelola dan keuangan negara yang di BGN," kata Nanik.

Pada kesempatan yang sama, Nanik turut memperkenalkan Mayjen TNI Trenggono sebagai Wakil Kepala BGN. Ia menegaskan bahwa proses pengunduran diri Trenggono dari dinas militer aktif sedang berjalan sesuai prosedur yang berlaku.

"Sebelum ditanyakan soal TNI aktif, proses pengunduran diri beliau sudah berjalan dan saat ini masih dalam proses penyelesaian. Nanti kaitannya (beliau, Red) dengan program 3T di mana kamu membutuhkan ahli teritorial di situ," sambungnya.

Pergantian pimpinan BGN terjadi setelah Presiden Prabowo Subianto mencopot Dadan Hindayana dari jabatan Kepala BGN. Selain Dadan, dua wakil kepala sebelumnya, Sony Sonjaya dan Lodewyk Pusung, juga diganti dalam perombakan struktur kepemimpinan lembaga tersebut.

Tak lama setelah pergantian pimpinan diumumkan, Kejaksaan Agung melakukan penggeledahan di Kantor BGN pada Rabu (3/6/2026). Penggeledahan berlangsung selama sekitar 15 jam sebagai bagian dari penyidikan kasus dugaan korupsi tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Saat ini, Dadan Hindayana, Sony Sonjaya, dan Lodewyk Pusung telah ditetapkan sebagai tersangka dan menjalani proses hukum terkait dugaan penyimpangan dalam pelaksanaan program tersebut.

Di bawah kepemimpinan baru, BGN diharapkan dapat memperkuat sistem pengawasan internal, memperbaiki tata kelola kelembagaan, serta memastikan seluruh program berjalan sesuai prinsip transparansi dan akuntabilitas.***

  • -

0 Komentar :

    Belum ada komentar.

Mungkin anda suka