- Oleh Redaksi
- 24, May 2026
SuaraGarut.id – Presiden Prabowo Subianto resmi menunjuk Nanik S Deyang sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) yang baru menggantikan Dadan Hindayana. Pergantian tersebut merupakan bagian dari evaluasi dan penyegaran organisasi untuk memperkuat pelaksanaan program-program strategis di bidang gizi nasional.
Pengumuman tersebut disampaikan Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi dalam konferensi pers di Kompleks Istana Kepresidenan, melansir dari Antara.
"Untuk selanjutnya, Bapak Presiden memutuskan untuk mengangkat saudari Nanik S. Deyang sebagai Kepala Badan Gizi Nasional yang baru," ujar Prasetyo.
Selain menunjuk kepala baru, Presiden juga melakukan perubahan pada posisi wakil kepala BGN. Agustina Arumsari dipercaya menjabat sebagai Wakil Kepala BGN menggantikan Lodewijk Pusung, sementara Mayor Jenderal TNI Trenggono ditunjuk menggantikan Sony Sonjaya.
Prasetyo menjelaskan, keputusan tersebut diambil setelah Presiden melakukan pemantauan dan evaluasi terhadap kinerja Badan Gizi Nasional selama kurang lebih satu setengah tahun terakhir.
Menurutnya, Presiden secara rutin menerima berbagai laporan dan masukan terkait pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG), baik dari kementerian terkait, masyarakat, maupun para penerima manfaat program tersebut.
"Bapak Presiden terus.mendengarkan dan mendapatkan masukan dari berbagai pihak, baik dari kementerian-kementerian terkait maupun dari masyarakat, termasuk dari para penerima manfaat dari program makan bergizi gratis yang dilaksanakan oleh Badan Gizi Nasional," kata Prasetyo.
Ia menegaskan bahwa Badan Gizi Nasional memiliki posisi penting dalam mendukung agenda pemerintah untuk meningkatkan kualitas gizi masyarakat Indonesia. Karena itu, diperlukan tata kelola organisasi yang kuat, koordinasi lintas sektor yang efektif, serta kepemimpinan yang mampu memastikan seluruh program berjalan sesuai target.
Pemerintah juga menyampaikan apresiasi kepada Dadan Hindayana, Lodewijk Pusung, dan Sony Sonjaya atas kontribusi mereka dalam membangun fondasi Badan Gizi Nasional sejak lembaga tersebut dibentuk.
Ke depan, pimpinan baru BGN diharapkan dapat segera melakukan konsolidasi internal, memperkuat koordinasi dengan kementerian dan lembaga terkait, serta meningkatkan sinergi dengan pemerintah daerah agar program-program prioritas dapat berjalan lebih optimal.
"Kita semua berharap kepemimpinan yang baru dapat mempercepat pelaksanaan program-program prioritas, memperbaiki kinerja, meningkatkan tata kelola organisasi, serta menghadirkan manfaat yang nyata bagi masyarakat. terutama dalam hal upaya peningkatan kualitas gizi, kesehatan, dan sumber daya manusia Indonesia," ucap Prasetyo.
Belum ada komentar.