Presiden Prabowo Dorong Bank BUMN Berpihak ke Rakyat, Bunga Kredit untuk Masyarakat Miskin Diminta Diturunkan


[Ilustrasi gedung-gedung bank Himbara. Foto: dok BRI.]

SuaraGarut.id – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, meminta bank-bank yang tergabung dalam Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) untuk menurunkan suku bunga kredit bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

Instruksi tersebut disampaikan Prabowo dalam Rapat Paripurna DPR RI Ke-19 Masa Persidangan V Tahun Sidang 2025—2026 di Gedung DPR RI, Jakarta, Rabu.

“Orang miskin disuruh bayar bunga lebih tinggi daripada pengusaha besar. Saya perintahkan bank-bank pemerintah, ubah. Turunkan bunga untuk rakyat miskin,” kata Prabowo.

Presiden menilai kondisi tersebut menunjukkan adanya ketimpangan karena masyarakat kecil justru harus menanggung bunga kredit lebih tinggi dibanding pelaku usaha besar.

Menurutnya, bank milik negara seharusnya memiliki keberpihakan terhadap rakyat dan berperan aktif dalam memperkuat ekonomi masyarakat kecil.

Prabowo juga menyampaikan bahwa pengusaha besar yang memiliki modal kuat semestinya dapat memperoleh pembiayaan dari berbagai sumber komersial, termasuk pasar internasional, tanpa harus bergantung pada kredit berbunga rendah di dalam negeri.

Ia menegaskan, langkah tersebut sejalan dengan konsep ekonomi Pancasila yang menempatkan negara hadir untuk menjaga pemerataan kesejahteraan dan keadilan sosial bagi seluruh masyarakat.

Selain mendorong kebijakan penurunan bunga kredit, pemerintah juga menerbitkan Peraturan Pemerintah tentang Tata Kelola Ekspor Komoditas Sumber Daya Alam guna memperkuat penerimaan fiskal serta mencegah kebocoran devisa negara.

Kebijakan tersebut diharapkan dapat meningkatkan kapasitas anggaran negara sehingga pemerintah memiliki ruang fiskal lebih besar untuk mendukung program perlindungan sosial dan kesejahteraan masyarakat.***

  • -

0 Komentar :

    Belum ada komentar.

Mungkin anda suka