- Oleh Redaksi
- 02, Jul 2026
SuaraGarut.id – Presiden Prabowo Subianto menyoroti pihak-pihak asing yang dinilai memanfaatkan keramahan bangsa Indonesia untuk kepentingan sendiri. Menurutnya, ada pihak yang awalnya datang dengan dalih berdagang, namun pada akhirnya justru merugikan Indonesia.
Pernyataan tersebut disampaikan Prabowo saat memberikan sambutan pada Puncak Peringatan Hari Koperasi ke-79 Tahun 2026 yang berlangsung di Indonesia Arena, Jakarta, Minggu (12/7/2026).
Dalam pidatonya, Prabowo menilai Indonesia merupakan bangsa yang dikenal ramah dan terbuka terhadap tamu. Sikap tersebut, menurutnya, menjadi karakter bangsa yang patut dipertahankan, meski terkadang dimanfaatkan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.
"Kita negara besar, kesulitan, hambatan, tantangan kita besar. Kita baru sadar begitu banyak negara yang iri sama kita, bangsa kita, bangsa yang terlalu baik hatinya, kita ini lugu benar? Itu sifat bangsa kita, kalau ada tamu datang ke rumah kita walaupun kita tidak punya minuman, tidak punya kopi, tidak punya gula, kita persilahkan, kalau perlu kita ke tetangga pinjam gula dan kopi, benar?" kata Prabowo.
Namun, ia menilai tidak semua pihak yang datang ke Indonesia memiliki niat baik. Ada yang memanfaatkan keramahan tersebut untuk mengambil keuntungan dengan cara yang merugikan bangsa.
"Ini sifat kita, kita suka dengan tamu, kita hormati tamu, hanya kadang ada tamu yang enggak tahu diri, sudah enggak diundang datang ke sini katanya mau dagang, lama-lama ngerampok," ujarnya.
Prabowo mengaku prihatin melihat kekayaan Indonesia yang menurutnya banyak dibawa ke luar negeri. Kondisi tersebut menjadi salah satu alasan dirinya berkomitmen bekerja keras bersama jajaran kabinet untuk menjaga kepentingan nasional dan mengelola kekayaan negara secara optimal.
"Saya juga sedih, saya merasa dihantam di ulu hati saya melihat betapa besar kekayaan Indonesia dicuri, betapa besar kekayaan kita dibawa keluar negeri, dan karena ini saya bertekad memimpin pemerintahan dibantu oleh kabinet saya, saya bertekad untuk bekerja dengan keras, bekerja dengan gagasan pikiran yang besar, bukan yang kecil-kecil kecil," kata dia.
Sumber: https://www.pikiran-rakyat.com/news/pr-0110329232/prabowo-sindir-tamu-tak-diundang-yang-datang-dagang-tapi-malah-merampok-indonesia
Belum ada komentar.