Beranda Trump Sebut Keputusan Akhiri Perang Iran Akan Dibahas Bersama PM Israel

Trump Sebut Keputusan Akhiri Perang Iran Akan Dibahas Bersama PM Israel

Oleh, Redaksi
9 jam yang lalu - waktu baca 2 menit
Presiden Amerika Serikat Donald Trump/Anadolu

SuaraGarut.id - Presiden Donald Trump menyatakan keputusan untuk mengakhiri perang terhadap Iran akan diambil bersama dengan Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, di tengah konflik yang terus meningkat di kawasan Timur Tengah.

Dalam wawancara singkat melalui telepon dengan The Times of Israel pada Minggu (9/3), Trump mengatakan bahwa Washington dan Tel Aviv terus berkomunikasi mengenai perkembangan situasi perang.

“Saya pikir itu keputusan bersama… sedikit banyak. Kami telah berbicara. Saya akan membuat keputusan pada waktu yang tepat, tetapi semuanya akan dipertimbangkan,” kata Trump ketika ditanya apakah Netanyahu akan memiliki peran dalam keputusan tersebut.

Trump juga menolak berspekulasi mengenai kemungkinan Israel melanjutkan serangan terhadap Iran apabila Amerika Serikat menghentikan operasi militernya.

“Saya rasa itu tidak akan diperlukan,” ujarnya.

Sebelumnya, Gedung Putih pada Jumat (7/3) memperkirakan konflik tersebut dapat berlangsung antara empat hingga enam pekan. Namun dalam beberapa hari terakhir, perkiraan tersebut terus berubah dan Trump berulang kali menolak memberikan jadwal pasti mengenai kapan perang akan berakhir.

Ketegangan di kawasan meningkat sejak Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan militer besar terhadap Iran pada 28 Februari.

Menurut otoritas Iran, serangan tersebut menewaskan lebih dari 1.200 orang, termasuk Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei, lebih dari 150 siswi sekolah, serta sejumlah pejabat militer senior.

Iran kemudian melancarkan serangan balasan menggunakan rudal dan drone yang menargetkan pangkalan militer, fasilitas diplomatik, serta personel Amerika Serikat di sejumlah negara kawasan. Serangan juga diarahkan ke beberapa kota di Israel dan dilaporkan menewaskan sedikitnya enam personel militer Amerika Serikat.

Serangan drone dan rudal dari Iran terus meningkat, dengan laporan yang menyebut Teheran menembakkan rudal yang membawa munisi tandan ke wilayah Israel.

Sementara itu, Majelis Ahli Iran pada Minggu mengumumkan penunjukan Mojtaba Khamenei sebagai pemimpin tertinggi baru Iran menggantikan ayahnya, Ali Khamenei. Penunjukan tersebut juga langsung mendapat dukungan dari Korps Garda Revolusi Islam.

Dalam wawancara terpisah dengan ABC News, Trump menyatakan bahwa Mojtaba Khamenei kemungkinan tidak akan bertahan lama tanpa persetujuan dari Washington.

“Ia harus mendapatkan persetujuan dari kami. Jika tidak mendapatkannya, ia tidak akan bertahan lama,” kata Trump.

Sumber Anadolu

Rekomendasi

0 Komentar

Anda belum bisa berkomentar, Harap masuk terlebih dahulu.