- Oleh Redaksi
- 03, Jun 2026
SuaraGarut.id – Peristiwa memilukan terjadi di Kecamatan Jasinga, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Seorang anak laki-laki berusia 9 tahun berinisial MAS ditemukan meninggal dunia di area rerumputan dan diduga menjadi korban serangan anjing pemburu saat sedang memancing.
Kasus tersebut menjadi perhatian publik setelah video yang memperlihatkan suasana duka dan ketegangan di lokasi kejadian beredar luas di media sosial. Dalam video itu, tampak warga berkumpul setelah mengetahui kabar meninggalnya korban yang disebut sempat dikejar dan diserang oleh sejumlah anjing pemburu.
Seorang pria yang mengaku sebagai ayah korban juga terlihat meluapkan emosinya kepada salah satu anggota rombongan pemburu yang berada di lokasi bersama beberapa ekor anjing. Situasi sempat memanas hingga warga menghentikan kendaraan yang digunakan rombongan tersebut.
Pihak kepolisian membenarkan adanya penemuan jasad seorang anak di wilayah Desa Sipak, Kecamatan Jasinga.
"Betul, ada ditemukan mayat. Lokasi penemuannya di Desa Sipak, Jasinga. Korban usia 9 tahun, informasi dari keluarga usianya 9 tahun. Korban atas nama MAS," kata Iptu Agus, dikutip dari detikcom, Minggu 7 Juni 2026.
Berdasarkan informasi awal yang diterima dari warga, korban diduga mengalami serangan anjing pemburu saat sedang memancing di sekitar lokasi kejadian.
"Informasi awal dari warga, korban lagi mancing, digigit anjing (pemburu babi). Ini kan baru informasi awalnya, baru diduga. Setelah anggota cek ke lokasi, memang betul ada mayat anak kecil," tambahnya.
Polisi mengungkapkan, korban pertama kali ditemukan warga sekitar pukul 11.30 WIB dalam kondisi sudah tidak bernyawa. Saat dilakukan pemeriksaan awal di lokasi, petugas menemukan adanya luka pada bagian kepala korban.
"(Korban) Luka di kepala. Bentuk lukanya sih acak ya. Iya (bukan akibat senjata tajam), kalau pada saat di TKP, ketika kita datang memang tidak ditemukan, tidak ada (anjingnya)," sambung Agus.
Meski dugaan awal mengarah pada serangan anjing pemburu, aparat kepolisian menegaskan bahwa penyebab pasti kematian korban masih dalam proses penyelidikan. Sejumlah saksi telah dimintai keterangan untuk membantu mengungkap kronologi lengkap kejadian.
"Masih tahapan proses pemeriksaan dulu saksi-saksi, masih penyelidikan," imbuhnya.
Hingga saat ini, polisi masih mengumpulkan berbagai informasi dan bukti guna memastikan penyebab kematian korban. Peristiwa tersebut juga memunculkan perhatian masyarakat terkait aktivitas perburuan yang melibatkan anjing di wilayah yang berdekatan dengan area aktivitas warga.***
Belum ada komentar.