- Oleh Redaksi
- 29, Apr 2026
SuaraGarut.id – Abdusy Syakur Amin secara resmi melepas keberangkatan 174 Jemaah Haji Kloter 22 KJT asal Kabupaten Garut Tahun 1446 H/2026 M di Babancong Pendopo Kabupaten Garut, Kamis (07/05/2026).
Dalam sambutannya, Bupati Garut menyampaikan bahwa ibadah haji merupakan anugerah besar bagi umat Islam yang mendapat kesempatan menunaikan rukun Islam kelima di Tanah Suci.
"Ibadah haji adalah rukun islam ke lima, sehingga ini merupakan satu kebahagiaan bagi para jemaah haji. Saya berharap para jemaah haji untuk selalu ikhlas dalam melaksanakannya," ujar Bupati.
Selain menekankan pentingnya keikhlasan dalam beribadah, ia juga berpesan agar seluruh jemaah menjaga kesehatan, keselamatan, serta saling membantu selama menjalankan rangkaian ibadah di Mekkah dan Madinah. Para jemaah juga diminta mengikuti arahan petugas haji agar seluruh proses berjalan lancar.
Bupati turut meminta keluarga yang ditinggalkan untuk tetap tenang dan terus mendoakan keselamatan para jemaah selama berada di Tanah Suci.
Sebagai bentuk dukungan pelayanan kepada masyarakat, Pemerintah Kabupaten Garut juga menyediakan fasilitas transportasi dan akomodasi guna mendukung kelancaran proses pemberangkatan jemaah haji tahun ini.
"Inilah wujud komitmen Pemkab Garut untuk membantu warganya agar bisa melaksanakan ibadah haji dengan nyaman, aman dan tertib," tegas Syakur Amin.
Sementara itu, Kepala Haji dan Umrah Kabupaten Garut, Indra Azwar Mawardi, menjelaskan bahwa Kloter 22 KJT terdiri dari 169 jemaah dan 5 petugas haji dengan total keseluruhan 174 orang.
Ia menyebutkan beberapa jemaah harus ditunda keberangkatannya karena faktor kesehatan. Adapun jemaah tertua dalam kloter ini berusia 93 tahun, sementara yang termuda berusia 17 tahun.
Rute perjalanan jemaah dimulai dari Pendopo Garut menuju Asrama Haji Embarkasi Indramayu, kemudian dilanjutkan ke Bandara Internasional Jawa Barat Kertajati. Kloter 22 juga diberangkatkan bersama jemaah asal Kota Bandung dan Kota Cimahi.
Di akhir kegiatan, Indra Azwar Mawardi menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Garut atas dukungan fasilitas yang diberikan selama proses pemberangkatan dan pemulangan jemaah.
"Kami mohon doa dan dukungan dari seluruh pihak, baik Forkopimda, Pemerintah Daerah, Sipil, TNI dan Polri, ormas Islam hingga masyarakat, agar seluruh jemaah dapat kembali ke tanah air dalam jumlah yang utuh, sehat, dan menyandang gelar haji yang mabrur serta mabruroh," pungkasnya.***
Belum ada komentar.