Beranda Bupati Garut Nilai BAZNAS Sigap dan Fleksibel dalam Penanganan Sosial

Bupati Garut Nilai BAZNAS Sigap dan Fleksibel dalam Penanganan Sosial

Oleh, Redaksi
1 minggu yang lalu - waktu baca 2 menit
Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, menghadiri acara Milad ke-25 BAZNAS Kabupaten Garut dan Penyaluran Program Garut Sehat

SuaraGarut.id – Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, menghadiri puncak peringatan Milad ke-25 Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Garut yang dirangkaikan dengan penyaluran Program Garut Sehat. Kegiatan tersebut berlangsung di Kantor BAZNAS Kabupaten Garut, Jalan Pramuka, Kecamatan Garut Kota, Rabu (21/1/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Garut menyampaikan apresiasinya terhadap kontribusi dan peran strategis BAZNAS dalam mendukung pembangunan daerah, khususnya dalam penanganan kondisi darurat dan kebencanaan yang membutuhkan respons cepat.

"Ketika ada bencana dan kita belum menyiapkan dana, segera BAZNAS sanggup. Dalam beberapa kasus, BAZNAS itu ebih responsif karena mereka lebih fleksibel," ujar Syakur.

Selain itu, Bupati juga mengapresiasi profesionalitas BAZNAS Kabupaten Garut dalam mengelola dana zakat, infak, dan sedekah sehingga mampu meraih berbagai penghargaan. Menurutnya, capaian tersebut mencerminkan komitmen BAZNAS dalam menjaga amanah umat secara transparan dan akuntabel.

Syakur menegaskan bahwa zakat merupakan kewajiban bagi umat Islam. Meski mekanisme penyalurannya menjadi pilihan masing-masing individu, BAZNAS sebagai lembaga resmi bentukan pemerintah dinilai perlu mendapatkan perhatian dan dukungan yang lebih besar.

"Tapi kami juga mengimbau, karena baznas adalah lembaga formal yang dibentuk pemerintah. Sehingga menurut saya perlu mendapatkan atensi yang lebih besar," tambahnya.

Sementara itu, Ketua BAZNAS Kabupaten Garut, Abdullah Efendi, mengungkapkan bahwa salah satu tantangan utama dalam pengelolaan zakat saat ini adalah masih adanya muzakki yang menyalurkan zakat secara langsung kepada mustahik atau melalui lembaga lain di luar BAZNAS.

"Kami akan menggandeng MUI untuk menyadarkan bahwa zakat itu lebih baik diserahkan kepada badan amalan terutama ke BAZNAS. Karena lebih efektif dan efisien dalam pengelolaan zakatnya dan itu bisa membantu pemerintah dalam menanggulangan kemiskinan," jelas Abdullah.

Pada momen tersebut, Program Garut Sehat direalisasikan melalui penyerahan berbagai bantuan kesehatan bagi masyarakat yang membutuhkan. Pemerintah Kabupaten Garut bersama BAZNAS menyerahkan sembilan unit kaki palsu, dua unit kursi roda, serta melakukan aktivasi BPJS Kesehatan bagi 22 orang penerima manfaat.

Peringatan Milad ke-25 BAZNAS Kabupaten Garut menjadi penegasan komitmen lembaga tersebut untuk terus meningkatkan profesionalitas, transparansi, dan akuntabilitas dalam pengelolaan zakat demi mendukung kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Garut.

Rekomendasi

0 Komentar

Anda belum bisa berkomentar, Harap masuk terlebih dahulu.