Bupati Syakur Luncurkan Program Balebat, Sasar Keluarga Miskin Ekstrem di Garut


[Program Balebat Resmi Diluncurkan, Pemkab Garut Sasar Warga Miskin yang Belum Terima Bansos]

SuaraGarut.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut resmi meluncurkan Program Bantuan Keluarga Hebat (Balebat) sebagai upaya membantu masyarakat miskin yang belum tercakup dalam program bantuan sosial dari pemerintah pusat maupun Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Peluncuran Program Balebat Tahun Anggaran 2026 dilakukan di Gedung Pendopo Kabupaten Garut, Selasa. Program ini menjadi salah satu langkah pemerintah daerah dalam memperluas jangkauan perlindungan sosial bagi masyarakat yang memenuhi kriteria penerima bantuan, namun belum terakomodasi dalam skema bantuan yang sudah berjalan.

Bupati Garut Abdusy Syakur Amin mengatakan Program Balebat merupakan implementasi dari komitmen pemerintah daerah untuk memberikan perhatian kepada masyarakat miskin yang belum memperoleh bantuan sosial.

"Ini adalah salah satu implementasi di program kampanye kami, yang intinya adalah kita ingin menutupi celah-celah yang terjadi ketika pemerintah memberikan bantuan kepada rakyat yang miskin," kata Abdusy Syakur Amin.

Ia menjelaskan, program tersebut dirancang khusus bagi masyarakat miskin ekstrem yang masuk kategori Desil 1, namun belum mendapatkan bantuan dari pemerintah pusat maupun pemerintah provinsi. Melalui program ini, Pemkab Garut berupaya memastikan kelompok masyarakat tersebut tetap memperoleh dukungan dari pemerintah daerah.

"Total dari 107 ribu sekian kepala keluarga Desil 1, artinya masyarakat miskin ekstrem total tersisa 36 ribu," katanya.

Pada tahap awal pelaksanaan tahun 2026, Program Balebat menyasar 1.000 kepala keluarga. Masing-masing penerima memperoleh bantuan sebesar Rp2 juta yang akan disalurkan secara bertahap dalam dua kali pencairan pada Juni dan Juli.

"Dari 36 ribu tahun ini diambil seribu, seribu akan kita bagikan Rp2 juta per KK, yang diberikan dua kali untuk tahun ini, yang pertama sekarang di bulan Juni," katanya.

Menurut Bupati, bantuan tersebut diharapkan dapat membantu meringankan beban kebutuhan hidup masyarakat penerima manfaat sekaligus menjadi bentuk kehadiran pemerintah daerah dalam melengkapi program perlindungan sosial yang telah ada.

Ia menambahkan, Program Balebat akan terus dievaluasi agar cakupan penerima manfaat dapat disesuaikan dengan kondisi di lapangan pada tahun-tahun berikutnya.

"Tahun ini seribu, tahun depan kita evaluasi lagi seperti apa, intinya adalah mereka itu eligible mendapatkan bantuan tapi tidak mendapatkan bantuan dari yang lain," katanya.

Melalui Program Balebat, Pemerintah Kabupaten Garut berharap tidak ada lagi masyarakat miskin ekstrem yang layak menerima bantuan namun terlewat dari sistem bantuan sosial, sehingga upaya penanggulangan kemiskinan di daerah dapat berjalan lebih merata dan tepat sasaran.***

  • -

0 Komentar :

    Belum ada komentar.

Mungkin anda suka