Wamendikdasmen Tinjau Revitalisasi Kober Al-Ikhlas di Pasirwangi, Bupati Garut Soroti Pentingnya Pendidikan Anak Usia Dini


[Revitalisasi PAUD di Pasirwangi Diresmikan, Wamendikdasmen Apresiasi Kualitas Bangunan]

SuaraGarut.id – Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen) RI, Prof. Atip Latipulhayat, meninjau langsung hasil revitalisasi Satuan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Kelompok Bermain (Kober) Al-Ikhlas 158 yang berada di lingkungan Pondok Pesantren Persatuan Islam (Persis) 133 Al-Ikhlas, Desa Pasirkiamis, Kecamatan Pasirwangi, Kabupaten Garut, Sabtu (20/6/2026).

Dalam agenda yang juga dirangkaikan dengan Sarasehan Pendidikan tersebut, Prof. Atip hadir didampingi Bupati Garut Abdusy Syakur Amin untuk melihat langsung kondisi bangunan PAUD yang telah direvitalisasi melalui program pemerintah pusat.

Usai meninjau bangunan, Wamendikdasmen menyampaikan apresiasinya terhadap hasil pembangunan fisik Kober Al-Ikhlas 158. Ia menilai kualitas bangunan yang telah direvitalisasi sudah sesuai harapan dan memenuhi standar yang dibutuhkan untuk mendukung kegiatan belajar anak usia dini.

"Saya sudah menyaksikan ini luar biasa, sudah sesuai dengan yang diharapkan kualitas bangunannya. Ini ada pimpinan pesantrennya, Ustad Isa kemudian ibu Juariah," ujar Prof. Atip.

Pada kesempatan yang sama, Bupati Garut Abdusy Syakur Amin menyampaikan rasa bangganya terhadap keberadaan Kober Al-Ikhlas 158 yang dinilai memiliki sejarah penting sebagai salah satu kelompok belajar perintis di Kabupaten Garut. Ia menuturkan, lembaga pendidikan tersebut tumbuh dari inisiatif para pengelola pesantren untuk menjawab kebutuhan pendidikan masyarakat sekitar, meski pada awalnya berjalan dengan berbagai keterbatasan.

Menurut Syakur, bantuan revitalisasi dari pemerintah pusat menjadi dorongan penting agar lembaga pendidikan di daerah tetap bersemangat dalam memberikan layanan pendidikan terbaik bagi masyarakat.

"Dengan segala macam keterbatasan, terus berjuang dan bertahan, Alhamdulilah ada keberkahan dari pemerintah pusat dibangunkan direvitalisasi gedungnya. Jadi ini dijadikan motivasi semangat untuk kita semua untuk terus mendedikasikan untuk pembangunan di Kabupaten Garut khususnya di bidang pendidikan. Karena pendidikan adalah salah satu pilar kemajuan suatu bangsa," kata Syakur.

Bupati Garut juga menyampaikan apresiasi kepada Wamendikdasmen yang telah meluangkan waktu hadir langsung ke wilayah Garut untuk meninjau kondisi pendidikan di daerah. Dalam kesempatan itu, ia juga menitipkan pesan kepada para tenaga pendidik agar terus mendampingi dan membina anak-anak dengan optimal agar tumbuh menjadi generasi yang membanggakan.

"Dream come true terima kasih, semoga bapak sehat , dan juga ibu-ibu gurunya ya ini nitip didik anak-anak kita dengan baik supaya mereka bisa tumbuh berkembang secara optimal menjadi kebanggaan bangsa dan negara," tambahnya.

Sementara itu, Kepala Sekolah Kober Al-Ikhlas 158, Juju Juariah, mengaku bersyukur dan terharu atas perhatian yang diberikan pemerintah pusat maupun pemerintah daerah terhadap sekolah yang dipimpinnya. Ia menyebut bantuan revitalisasi gedung tersebut menjadi kebanggaan tersendiri, terutama karena sekolah yang berada di kawasan pelosok bisa mendapatkan fasilitas yang lebih baik.

Menurut Juju, kehadiran bangunan baru tidak hanya memberikan kenyamanan bagi siswa dalam belajar, tetapi juga membawa suasana positif bagi lingkungan sekitar. Area sekolah kini menjadi ruang yang hidup dan ramai dimanfaatkan masyarakat.

"Oleh karena itu kami terkhusus dari Kober Al-Ikhlas 158 mengucapkan jazakumullahu Khairan kasiran, bapa presiden Prabowo Subianto terutama kepada bapak Menteri Pendidikan dan Bapak Wamen juga juga Bapak Bupati yang alhamdulilah kami dengan lancar mendapatkan bantuan ini dengan banyak berkah dari bantuan ini," pungkas Juariah.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah untuk memperkuat layanan pendidikan anak usia dini, khususnya di wilayah yang membutuhkan dukungan sarana dan prasarana. Revitalisasi Kober Al-Ikhlas 158 diharapkan dapat mendorong peningkatan kualitas pembelajaran sekaligus memperluas akses pendidikan yang layak bagi anak-anak di Kabupaten Garut.***

  • -

0 Komentar :

    Belum ada komentar.

Mungkin anda suka