- Oleh Redaksi
- 13, Jun 2026
SuaraGarut.id – Pemerintah Kabupaten Garut menggelar peringatan menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharam 1448 Hijriah tingkat kabupaten di Masjid Agung Garut, Kecamatan Garut Kota, Senin (15/6/2026). Kegiatan tersebut dilaksanakan lebih awal agar masyarakat dapat lebih khusyuk beribadah dan berkumpul bersama keluarga saat memasuki 1 Muharam.
Dalam kesempatan itu, Bupati Garut Abdusy Syakur Amin mengajak masyarakat untuk memaknai peristiwa hijrah Nabi Muhammad SAW sebagai momentum perubahan menuju kehidupan yang lebih baik. Menurutnya, hijrah tidak selalu diartikan sebagai perpindahan tempat, melainkan perubahan sikap, pekerjaan, maupun tanggung jawab yang membawa manfaat lebih besar.
"Berpindah itu tidak usah harus dimaknai selalu tempat. Pindah jabatan, pindah pekerjaan, bidang urusan, yang penting adalah menjadi lebih baik. Karena kita menyadari bahwa apa yang kita lakukan itu semata-mata untuk mendapatkan Ridha Allah SWT," katanya.
Syakur juga mengajak masyarakat serta aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Garut untuk terus berani menghadapi tantangan dan peluang baru demi kemajuan daerah.
"Saya mengajak semua hadirin untuk bersama-sama ayo kalau ada hal yang lebih baik lagi kita akan garap. Ktia akan kerjakan apakah itu pekerjaan, apakah itu tantangan, yang pasti akan kita laksanakan," ujar Bupati Garut.
Selain menjadi ajang refleksi keagamaan, kegiatan tersebut juga dimanfaatkan untuk memperkenalkan program Garut Berhaji, sebuah inisiatif yang bertujuan memudahkan masyarakat merencanakan ibadah haji sejak dini.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Garut, Indra Azwar Mawardi, mengapresiasi kerja sama yang telah terjalin antara Pemerintah Kabupaten Garut dan Bank Syariah Indonesia (BSI) dalam mendukung program tersebut.
Ia menjelaskan bahwa sistem kuota haji saat ini menggunakan mekanisme kuota provinsi berdasarkan nomor urut porsi. Pada tahun 2026, jemaah asal Garut yang masuk kuota provinsi tercatat sebanyak 169 orang karena saat ini Garut baru menyelesaikan antrean porsi tahun 2015.
Melalui kerja sama tersebut, masyarakat yang ingin mendaftar haji dapat memulai proses dengan setoran awal sebesar Rp25 juta melalui Bank Syariah Indonesia, yang kemudian akan divalidasi oleh Kementerian Agama Kabupaten Garut.
"Nah ini kesempatan baik untuk bapak ibu silakan untuk Kementerian Haji mengajak kepada bapak ibu untuk mendaftar, nah ini bapak bupati ini menyediakan atau MoU dengan Bank BSI agar bapak ibu kalaulah ada kesempatan itu bisa berangkat ke baitullah," ungkapnya.***
Belum ada komentar.