Damkar Garut Evakuasi Wanita Diduga Depresi di Tugu PLP Pananjung, Dirujuk ke RSJ Cisarua
SuaraGarut.id – Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Garut mengevakuasi seorang perempuan berinisial H (35), yang diduga mengalami depresi, di kawasan Tugu PLP, Desa Pananjung, Kecamatan Tarogong Kaler, Kamis (26/2/2026) malam.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Garut, Basuki Eko, mengatakan pihaknya menerima laporan dari warga sekitar pukul 22.00 WIB terkait adanya seorang perempuan yang berada di atas batu atau tebing dan menolak turun sejak sore hari.
“Kami menerima laporan pukul 22.00 WIB dari pelapor atas nama Bangbang. Tim langsung bergerak satu menit kemudian dan tiba di lokasi dalam waktu sembilan menit,” ujar Basuki Eko saat dihubungi.
Ia menjelaskan, korban diduga mengalami depresi yang dipicu kondisi kehamilan, sehingga memilih menyendiri dan tidak mau kembali ke rumah. Keluarga yang khawatir kemudian meminta bantuan Damkar untuk melakukan pendekatan persuasif.
Tim Regu 2 Damkar Garut diterjunkan ke lokasi dengan menggunakan satu unit Fire Emergency. Petugas melakukan upaya komunikasi dan membujuk korban agar bersedia turun dari lokasi yang dinilai berisiko.
“Petugas melakukan pendekatan secara humanis. Alhamdulillah korban berhasil dibujuk dan dievakuasi dalam kondisi selamat,” katanya.
Proses evakuasi dimulai pukul 22.11 WIB dan selesai sekitar pukul 22.40 WIB. Setelah berhasil diamankan, korban sempat diantar pulang.
Namun beberapa jam kemudian, korban kembali mengalami kondisi emosional yang tidak stabil dan mengamuk, sehingga anggota Damkar kembali mendampingi untuk dibawa ke RSUD guna mendapatkan penanganan medis.
Basuki Eko menambahkan, atas permintaan pihak rumah sakit, Damkar Garut turut membantu proses rujukan korban ke RSJ Cisarua Bandung. Dua anggota Damkar, yakni Miftah dan Indra Permana, ditugaskan untuk mendampingi selama proses rujukan.
“Karena korban terus meminta didampingi anggota Damkar, kami tugaskan dua personel untuk membantu proses rujukan ke RSJ Cisarua agar penanganannya lebih optimal,” jelasnya.
Ia menegaskan, Damkar tidak hanya bertugas menangani kebakaran, tetapi juga siap membantu penanganan kondisi darurat lain yang menyangkut keselamatan jiwa masyarakat.
“Kami hadir untuk kemanusiaan. Ketika ada warga yang membutuhkan bantuan darurat, tentu akan kami respons secepat mungkin,” pungkas Basuki Eko.
0 Komentar
Anda belum bisa berkomentar, Harap masuk terlebih dahulu.