- Oleh Redaksi
- 21, May 2026
SuaraGarut.id – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Garut terus memperluas pelayanan publik melalui kolaborasi bersama unsur legislatif. Salah satunya diwujudkan melalui kehadiran Tim Jemput Bola (Jembol) Disdukcapil dalam kegiatan Reses Masa Sidang III Tahun 2026 yang dilaksanakan Wakil Ketua DPRD Kabupaten Garut, Subhan Fahmi, Kamis (22/5/2026).
Kegiatan yang berlangsung di MTs Nurul Huda, Desa Balewangi, Kecamatan Cisurupan tersebut mendapat sambutan antusias dari masyarakat. Pelayanan administrasi kependudukan yang dibuka langsung di lokasi dinilai memudahkan warga dalam mengurus berbagai dokumen penting tanpa harus datang ke pusat kota.
Tema reses tahun ini mengangkat isu “Penguatan Infrastruktur dan Perbaikan Data Sosial”. Kehadiran layanan adminduk terpadu dinilai sejalan dengan upaya meningkatkan validitas data sosial masyarakat.
Dalam layanan tersebut, Disdukcapil Garut berhasil memfasilitasi berbagai kebutuhan administrasi warga, mulai dari pencetakan 67 keping KTP-el, perekaman KTP-el baru untuk 59 warga, penerbitan 52 akta kelahiran, hingga 30 dokumen Kartu Keluarga (KK).
Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Garut, Rena Sudrajat, menegaskan bahwa ketertiban administrasi kependudukan menjadi fondasi penting dalam penyusunan data sosial yang akurat.
"Kehadiran Tim Jembol Disdukcapil dalam acara Reses Bapak Wakil Ketua DPRD, H. Subhan Fahmi, adalah bentuk nyata kolaborasi harmoni antara eksekutif dan legislatif. Tema perbaikan data sosial yang diusung sangat relevan, karena seluruh data penerima bantuan maupun program pembangunan berhulu pada validitas Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan Kartu Keluarga,” ujar Rena.
Ia juga memastikan pihaknya akan terus mengoptimalkan layanan jemput bola agar masyarakat semakin mudah mendapatkan pelayanan administrasi kependudukan.
“Kami ingin memastikan bahwa setiap warga, khususnya di Cisurupan, memiliki dokumen kependudukan yang sah. Seluruh pelayanan ini kami berikan dengan cepat, mudah, dan pastinya 100 persen gratis,” tegas Kadisdukcapil Garut.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Garut berharap kualitas dan akurasi data kependudukan masyarakat semakin meningkat sehingga berbagai program pembangunan dan pengentasan kemiskinan dapat berjalan lebih tepat sasaran.***
Belum ada komentar.