Beranda Korban Hanyut di Sungai Cikandang Ditemukan Tak Bernyawa, Operasi SAR Resmi Ditutup

Korban Hanyut di Sungai Cikandang Ditemukan Tak Bernyawa, Operasi SAR Resmi Ditutup

Oleh, Redaksi
6 jam yang lalu - waktu baca 2 menit
Tim SAR temukan korban yang sudah tidak bernyawa

SuaraGarut.id – Tim SAR gabungan akhirnya menemukan korban anak yang hanyut di Sungai Cikandang, Kecamatan Pakenjeng, Kabupaten Garut, dalam kondisi meninggal dunia pada Senin (2/3/2026).

Korban bernama Bagja (9), warga Kampung Bolang RT 01 RW 08, Desa Tanjungjaya, Kecamatan Pakenjeng. Ia dilaporkan hanyut pada Minggu (1/3/2026) sekitar pukul 09.30 WIB saat diduga terbawa derasnya arus sungai.

Mendapat laporan kejadian tersebut, jajaran Polres Garut melalui Satuan Polairud bersama tim SAR gabungan langsung melakukan pencarian sejak Senin pagi pukul 08.00 WIB. Proses pencarian dilakukan dengan menyisir aliran Sungai Cikandang dan area sekitar lokasi awal korban dilaporkan hanyut.

Operasi SAR melibatkan berbagai unsur, antara lain Pos SAR Tasikmalaya, Babinsa Koramil Pakenjeng, Brimob, Satpolairud Polres Garut, BPBD Kabupaten Garut, Disdamkar, TNI AU, Bhabinpotmar TNI AL, relawan, serta masyarakat setempat. Seluruh unsur bahu-membahu mempercepat pencarian di medan sungai yang memiliki arus cukup deras.

Setelah dilakukan penyisiran sejauh kurang lebih 1,5 kilometer dari titik awal kejadian, tepatnya di wilayah Kampung Batu Bentang, Desa Tanjungjaya, korban akhirnya ditemukan dalam keadaan meninggal dunia. Selanjutnya, jenazah dievakuasi dan dibawa ke rumah duka untuk diserahterimakan kepada pihak keluarga.

Kapolsek Pakenjeng Iptu Muslih menyampaikan belasungkawa mendalam kepada keluarga korban. Ia juga mengapresiasi seluruh unsur yang terlibat dalam operasi pencarian sehingga proses evakuasi dapat berjalan dengan aman dan lancar.

Dengan ditemukannya korban, operasi SAR resmi ditutup setelah dilakukan debriefing bersama seluruh tim SAR gabungan. Seluruh personel kemudian kembali ke satuannya masing-masing.

Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat agar lebih meningkatkan kewaspadaan, khususnya terhadap anak-anak yang beraktivitas di sekitar aliran sungai, terutama saat kondisi arus sedang deras.***

Rekomendasi

0 Komentar

Anda belum bisa berkomentar, Harap masuk terlebih dahulu.