- Oleh Redaksi
- 12, May 2026
SuaraGarut.id – Pemerintah Kabupaten Garut menjadi tuan rumah pelaksanaan Forum Komunikasi Siber dan Sandi Daerah (Forkomsanda) Provinsi Jawa Barat yang digelar di Gedung Pendopo Kabupaten Garut, Kecamatan Garut Kota, Kamis (21/5/2026). Kegiatan tersebut merupakan kolaborasi antara Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) dengan Universitas Pertahanan (Unhan) Republik Indonesia.
Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya forum tersebut di Kabupaten Garut. Ia menilai sinergi lintas lembaga sangat penting dalam mendukung pembangunan daerah, terlebih Garut memiliki wilayah yang luas dengan jumlah penduduk yang besar.
"Sehingga ketika ada teman-teman dari luar kota membangun dengan idealismenya, dengan semangatnya datang ke Garut kami sangat senang sekali," ujar Bupati Garut.
Sementara itu, Kepala BSSN RI, Letjen TNI (Purn.) Nugroho Sulistyo Budi, menegaskan bahwa perkembangan digitalisasi saat ini membawa tantangan baru dalam aspek keamanan siber. Menurutnya, ruang digital kini tidak hanya menjadi sarana aktivitas teknologi, tetapi juga arena persaingan global.
"Kalau kita lihat realitas pada saat ini, isu keamanan siber pun tidak lagi hanya sekedar isu teknis. Ruang siber saat ini sudah menjadi arena kompetisi geopolitik dan geo ekonomi global," ucapnya.
Anggota Komisi I DPR RI, Oleh Sholeh, turut menekankan pentingnya percepatan penguatan sumber daya manusia dan infrastruktur siber di Indonesia. Ia menilai kemajuan teknologi berkembang lebih cepat dibanding tingkat kesiapan masyarakat dalam memahaminya.
"Oleh sebab itu tentu Indonesia tidak boleh tinggal diam, dalam rangka menuju Indonesia Emas Tahun 2045 siber tidak bisa dipisahkan dan menjadi sebuah parameter yang sangat fungsional untuk bagaimana agar tatanan pelaksanaan pembangunan Indonesia itu betul-betul bisa cepat terwujud," katanya.
Di sisi lain, Kepala Program Studi Program Doktor Universitas Pertahanan, Kolonel Laut (K) Sutanto, menjelaskan keterlibatan mahasiswa Unhan dalam forum tersebut menjadi bagian dari upaya penguatan kemampuan akademik sekaligus kepekaan terhadap isu pertahanan dan keamanan digital.
"Partisipasi tersebut menjadi bagian penting dalam menyiapkan generasi strategis yang tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga memiliki kemampuan berpikir kritis, kemampuan kolaboratif serta sensitivitas terhadap berbagai tantangan pertanahan dan keamanan di era digital," ujarnya.
Sebagai tindak lanjut kegiatan, Universitas Pertahanan RI juga dijadwalkan melaksanakan pengabdian kepada masyarakat di Desa Kramatwangi, Kecamatan Cisurupan, Kabupaten Garut, pada Jumat (22/5/2026). Program tersebut diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan dan pemberdayaan masyarakat di daerah.***
Belum ada komentar.