Beranda Musda V KKG PAI Garut Jadi Ajang Konsolidasi Guru Pendidikan Agama Islam

Musda V KKG PAI Garut Jadi Ajang Konsolidasi Guru Pendidikan Agama Islam

Oleh, Redaksi
3 hari yang lalu - waktu baca 3 menit
Musda V KKG PAI Garut Jadi Momentum Penguatan Kaderisasi dan Sinergi Guru

SuaraGarut.id – Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Garut, Encep Suherman, menghadiri Musyawarah Daerah (Musda) ke-V Kelompok Kerja Guru Pendidikan Agama Islam (KKG PAI) Kabupaten Garut periode 2026–2030. Kegiatan tersebut berlangsung di Gedung Pendopo Kabupaten Garut, Kecamatan Garut Kota, Sabtu (10/1/2026).

Kabid Sekolah Dasar Dinas Pendidikan Kabupaten Garut, Ai Sadidah, menilai Musyawarah Daerah (Musda) ke-V KKG PAI Kabupaten Garut sebagai momentum strategis dalam memperkuat peran guru Pendidikan Agama Islam di jenjang sekolah dasar. Menurutnya, forum Musda tidak hanya menjadi ajang pergantian kepengurusan, tetapi juga sarana konsolidasi untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dan penguatan karakter peserta didik.

“Musyawarah Daerah KKG PAI ini merupakan forum yang sangat strategis untuk memperkuat profesionalisme guru Pendidikan Agama Islam di jenjang sekolah dasar. Melalui Musda ini, kami berharap lahir kepengurusan yang mampu menjawab tantangan pendidikan ke depan, khususnya dalam peningkatan kompetensi pedagogik, penguatan karakter peserta didik, serta pengamalan nilai-nilai keagamaan di lingkungan sekolah,” ujar Ai Sadidah.

Ia menambahkan, KKG PAI memiliki peran penting sebagai wadah kolaborasi antar guru dalam berbagi praktik baik, menyamakan persepsi, serta menyusun program-program yang sejalan dengan kebijakan pendidikan daerah.

“KKG PAI memiliki peran penting sebagai wadah kolaborasi dan berbagi praktik baik antar guru PAI. Dinas Pendidikan Kabupaten Garut mendukung penuh kegiatan seperti ini karena sejalan dengan upaya peningkatan mutu layanan pendidikan dasar, sekaligus memperkuat sinergi antara guru, organisasi profesi, dan pemerintah daerah,” tambahnya.

Ai Sadidah berharap kepengurusan KKG PAI yang terpilih melalui Musda V ini dapat terus bersinergi dengan Dinas Pendidikan dan PGRI dalam mendorong peningkatan kualitas pendidikan agama Islam di sekolah dasar, serta berkontribusi nyata dalam membentuk generasi yang berakhlak, berkarakter, dan berdaya saing.

Musda V KKG PAI ini dinilai sebagai momentum penting bagi keberlanjutan organisasi guru Pendidikan Agama Islam di tingkat kabupaten. Selain menjadi forum evaluasi dan perencanaan organisasi, kegiatan ini juga menandai proses regenerasi kepemimpinan yang sehat.

Ketua PGRI Kabupaten Garut, Encep Suherman, mengapresiasi penyelenggaraan Musda V KKG PAI yang dinilainya dapat menjadi contoh bagi KKG PAI di tingkat kecamatan maupun kabupaten lainnya. Ia menekankan bahwa dinamika kepemimpinan merupakan ciri utama organisasi yang berjalan dengan baik.

"Kegiatan ini menjadi refleksi bahwa estafet kepengurusan harus tetap berlangsung secara alamiah. Ini juga menjadikan pembelajaran untuk kita semua bahwa didalam organisasi itu selalu ada kaderisasi" tegas encep.

Lebih lanjut, Encep mengingatkan agar pengurus dan anggota KKG PAI tidak memisahkan diri dari induk organisasi guru, yakni PGRI. Ia menegaskan pentingnya membangun kebersamaan lintas jenjang pendidikan tanpa adanya sekat atau dikotomi.

"KKG PAI ini adalah guru-guru PAI ini termasuk organisasinya merupakan bagian integral dari PGRI dan bisa di jadikan aset PGRI juga, bukan hanya partial di PAI tapi PGRI pun bisa meraih manfaat dari mereka," imbuhnya.

Di akhir sambutannya, Ketua PGRI Garut berharap kepengurusan KKG PAI yang terpilih nantinya mampu terus memperkuat sinergi, meningkatkan kompetensi guru Pendidikan Agama Islam, serta memberikan kontribusi positif bagi kemajuan dunia pendidikan di Kabupaten Garut secara menyeluruh.***

Rekomendasi

0 Komentar

Anda belum bisa berkomentar, Harap masuk terlebih dahulu.